KEDIRI, JP Radar Kediri- Masjid An-Nur Pare kini semakin elok. Usai revitalisasi tahap pertama, wajah masjid di Jalan Pahlawan Pare bertambah cantik. Juga sangat ramah bagi jemaah disabilitas.
Nah, masih ada kemungkinan masjid yang dibangun pada 1975 tersebut bakal bertambah bagus penampilannya. Seiring rencana Pemkab Kediri melanjutkan revitalisasi ke tahap kedua.
“Perencanaan sudah selesai. Tinggal review dikit-dikit,” terang Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto.
Selanjutnya, masih menurut Joko, diperkirakan pada pertengahan atau paling lambat akhir April pihaknya akan kembali melanjutkan revitalisasi. Dimulai dengan proses tender.
“Tentunya tahun ini ditargetkan melanjutkan revitalisasi,” tegasnya.
Joko mengatakan, pembenahan tahap II itu berupa pembukaan akses masjid sisi utara.
Yakni di sisi Jalan Pahlawan. Ini dilakukan untuk mempermudah akses jemaah yang hendak berkunjung.
“Untuk semakin mepertegas bahwa masjid lebih terbuka. Agar masjid juga lebih kelihatan. Dari situ bisa langsung masuk. Akses yang saat ini juga sempit. Terkesan kurang terbuka. Biar keluar masuk lebih mudah,” urainya.
Terkait anggaran, dia menyebut perkiraan nilainya bisa lebih kecil dari tahap sebelumnya. Jika pada tahap I membutuhkan anggaran sebesar Rp 3.917.600.000, dalam tahap II nanti berkisar Rp 2,5 miliar.
“Insya Allah tidak ada efisiensi. Kemarin perkim hanya diefisiensi di perjalanan dinas dan rapat-rapat. Sampai saat ini belum ada intruksi efisiensi kegiatan fisik tersebut,” terangnya.
Untuk diketahui, dalam tahap pertama yang dilakukan akhir tahun lalu revitalisasi meliputi penggantian dan penambahan paving halaman depan.
Selain itu juga membongkar tembok tepi jalan, untuk memberi kesan masjid yang lebih terbuka dan ramah jemaah.
“Gak nyingkuri (membelakangi, Red) jalan,” terang Joko.
Selain itu, ada pula penggantian dinding kaca menjadi tembok berlubang. Jika sebelumnya suara menggema, dengan penggantian itu suara tidak memantul. Selain itu udara juga bisa lebih sejuk,
Selain itu, dibangun pula akses disabilitas. Termasuk toilet dan tempat wudu disabilitas di lantai dua.
“Sehingga masjid bisa ramah disabilitas,” jelasnya sembari menyebut ada perbaikan atap piramid dan pengecatan tembok.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah