Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditargetkan Bisa Difungsikan Akhir Tahun 2025

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 15 Februari 2025 | 16:03 WIB
Gelora Daha Jayati Kediri difoto menggunakan drone.
Gelora Daha Jayati Kediri difoto menggunakan drone.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Setelah mengambil alih kembali pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati, Pemkab Kediri langsung menyusun pentahapan anggaran hingga fisik selesai.

Khusus tahun ini, pemkab menganggarkan kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras).

Targetnya, 2025 ini bangunan yang terletak di Desa Bulusari, Tarokan itu bisa difungsikan dengan lebih layak.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, sesuai hitungan awal sedikitnya dibutuhkan anggaran Rp 10 miliar untuk pemenuhan sarpras.

“Untuk melengkapi infrastruktur pendukung di stadion,” kata Irwan.

Dia mencontohkan ada beberapa sarpras yang akan didahulukan pembangunannya. Misalnya, kamar mandi, lantai, dan dinding yang belum dipasang.

“Jadi kalau hujan itu air bisa lewat fasad dari ACP (aluminium composite panel, Red),” lanjut Irwan.

Dengan dilengkapinya dinding di area stadion, ke depan saat daerah setempat diguyur hujan deras, bagian tengah stadion sudah tidak penuh dengan air lagi.

”Makanya yang kami prioritaskan itu (pembangunan dinding dan lantai di stadion, Red),” terang Irwan.

Dengan penambahan sarpras tersebut, menurut Irwan stadion sudah bisa digunakan untuk latihan atau training center (TC) dengan lebih nyaman. Sebab, pemain bisa mandi dan ganti baju di tempat yang representatif.

Bagaimana dengan penyelesaikan bagian fisik lainnya? untuk penyelesaian kompleks Stadion Gelora Daha Jayati, Irwan menyebut pihaknya akan melakukan pentahapan anggaran. Dialokasikan mulai tahun 2026 hingga 2027 atau hingga 2028.

“Jumlah kebutuhan anggaran setiap tahun dan detail apa saja yang akan digarap, masih kami hitung ulang. Kami punya waktu dua minggu,” beber Irwan.

Terpisah, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri Erfin Fatoni membenarkan tentang pengucuran anggaran Rp 10 miliar tahun ini.

Seperti halnya Irwan, menurut Erfin dana tersebut akan digunakan untuk memastikan stadion bisa berfungsi secara layak.

“Meski belum bisa untuk pertandingan tapi nanti (akhir 2025, Red) sudah bisa untuk TC,” jelas Erfin sembari menyebut anggaran akan digunakan untuk menambah kelengkapan fasilitas stadion.

Erfin menjelaskan, fisik stadion secara struktur bangunan utuh sudah selesai.

Demikian pula rumput yang menunjang pelaksanaan latihan tim sepakbola di sana. Karenanya, tahun ini pemkab akan melengkapi kekurangannya.

Seperti diberitakan, stadion yang tahun 2023 lalu dibangun dengan anggaran sekitar Rp 149 miliar itu rencananya akan dilanjutkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Anggaran pembangunan stadion lanjutan dipatok Rp 303 miliar.

Anggaran tersebut sudah masuk ke dalam pos anggaran kementerian. Pun mereka juga sudah meminta kelengkapan berkas terkait realisasi proyek.

Namun, proyek batal dilanjutkan setelah anggaran Kementerian PU dipangkas hingga 80 persen.

Karenanya, Pemkab Kediri mengambil alih kembali proyek stadion.

Menyesuaikan dengan kemampuan APBD, pemkab mengurangi kebutuhan anggaran proyek stadion hingga hanya sekitar Rp 200 miliar.

Konsekuensinya, mereka melakukan sejumlah penyesuaian.

“Sebelumnya kan kursi menyesuaikan standar FIFA, dan beberapa item lainnya. Itu yang bikin mahal. Akhirnya kami sesuaikan lagi,” tandasnya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kelengkapan sarana dan prasarana #pemkab kediri #pembangunan #dpkp #jawapos #Stadion Gelora Daha Jayati