JP RADAR KEDIRI- WARGA Desa Kerkep agaknya mengenal keluarga besar Bondan Wijokangko. Itu karena pendahulunya pernah memimpin desa. Mulai dari kakek, ayah, dan ibunya.
Kini, ganti Bondan yang mendapat kepercayaan tersebut. Dia sangat bersyukur. Warga di sana memiliki kepercayaan besar kepada keluarganya.
“Tidak mudah menjaga kepercayaan tersebut,” cerita sulung dari tujuh bersaudara tersebut.
Bondan mengaku belum pernah berkecimpung di dunia pemerintahan.
Namun karena kepercayaan warga dia memutuskan untuk mencalonkan diri. Hingga akhirnya dapat terpilih.
Baca Juga: Desa di Kabupaten Kediri Ini, Pemdesnya Genjot Perbaikan Talud Sungai di Area Persawahan
“Saya akhirnya belajar penuh selama dua tahun pertama menjabat,” akunya.
Bondan mengaku memiliki prinsip dalam menjalankan roda pemerintahan.
Yang terpenting berpedoman dengan tugas pokok fungsi.
Baginya, pemdes seyogyanya bersifat terbuka dan bisa memancing partisipasi warga.
“Itu yang selalu saya pegang. Yakni terbuka dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” kata pria asli Desa Kerkep tersebut.
Baca Juga: Menjelang Imlek, Pelaku UMKM di Kediri Banjir Pesanan
Setiap rencana pembangunan selalu dia komunikasikan dengan seluruh pihak terkait. Termasuk ke masyarakat.
Jika memang ada keberatan maka komunikasi dan mediasi yang menjadi jalan keluarnya.
Termasuk seluruh proyek pembangunan desa. Bondan mengupayakan agar mereka terlibat dalam proses pembangunan.
Seperti pembangunan irigasi maupun pemberdayaan masyarakat.
“Kini hampir sebagian besar sudah terealisasi untuk pembangunan jalan dan irigasi,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah