Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Haul Pondok Ploso Mojo Kediri, Polisi Alihkan Arus Empat Hari

Ayu Ismawati • Senin, 15 Juli 2024 | 18:41 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Puluhan ribu umat Muslim menghadiri puncak Haul Akbar Pondok Pesantren Al Falah Ploso tadi malam. Pihak kepolisian pun harus mengalihkan arus lalu lintas selama empat hari. Serta menyiagakan puluhan personel.

Kapolsek Mojo AKP Andang Wastyiono mengatakan, hingga kemarin siang, puluhan bus dari berbagai kota sudah memasuki wilayah Kecamatan Mojo. Rekayasa arus lalu lintas pun dilakukan imbas penutupan Jl Raya Mojo sepanjang hampir 400 meter. Khususnya di area Ponpes Al Falah Ploso.

“Pengalihan arus yang dari selatan mulai simpang empat Karangrejo untuk kendaraan besar seperti bus dan truk gandeng. Kecuali memang untuk bus yang mengantarkan jemaah,” ujar Andang.

Sementara dari utara, kendaraan besar dialihkan melalui melalui simpang tiga Jembatan Wijaya Kusuma. Menurutnya, pengalihan arus lalu lintas yang sudah dilakukan sejak Sabtu (13/7) sore itu masih akan diterapkan hingga Selasa besok (16/7).

“Senin masih ada istighotsah untuk penutupnya. Sedangkan pembongkaran tenda baru tanggal 16 Juli. Kemungkinan untuk jalan raya bisa dilalui mungkin tanggal 16 malam atau dini hari,” bebernya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri sekitar pukul 11.00 kemarin, rombongan bus terus berdatangan. Termasuk dari berbagai daerah seperti Malang, Jember, Lumajang, hingga Tegal, Jawa Tengah.

Lebih jauh Andang mengatakan, kenaikan arus lalu lintas secara signifikan itu belum sampai menimbulkan kemacetan. Peningkatan volume kendaraan itu diperkirakan mencapai 150 persen.

“Cukup luar biasa (peningkatan volume kendaraan, Red). Tadi (kemarin siang, Red) saya muter-muter di kampung-kampung, di rumah-rumah warga juga sudah penuh dipakai parkir,” tandasnya sembari menyebut, kendaraan yang masuk banyak yang berasal dari luar daerah.

Untuk mengamankan jalannya haul akbar tersebut, Andang mengatakan ada puluhan personel polisi yang disiagakan. Selain membantu melancarkan arus lalu lintas, juga melakukan pengamanan di acara akbar ponpes salafiyah yang tahun depan berusia satu abad itu.

Kompleks ponpes yang berada di Desa Ploso, Kecamatan Mojo itu pun sudah mulai ramai sejak Sabtu (13/7) lalu. Pedagang makanan dan pakaian juga mulai membuka lapaknya di sepanjang tepi jalan.

“Dibeli, Sarung batik khas Gus Kautsar,” seru pedagang yang menjajakan berbagai produk pakaian dan pernak-pernik di sana.

Sementara itu, tak sedikit jemaah yang sudah berdatangan sejak pagi kemarin. Mayoritas merupakan alumni yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Inez, salah satu alumnus Ponpes Al Falah Ploso sudah tiba sejak Minggu pagi. Secara khusus dia datang dari Tegal, Jawa Tengah, untuk menghadiri haul salah satu ponpes ternama di Kediri itu.

“Rombongan banyak orang ini tadi. Ada 21 bus,” ujarnya.

Meski begitu, menghadiri haul Ponpes Al Falah bukan kali pertama baginya. Sebagai alumni, setiap tahun selalu dia sempatnya untuk menghadiri acara tersebut.

“Tadi (kemarin, Red) pagi acara reuni alumni, terus dilanjut sowan-sowan. Baru malamnya ikut acara puncaknya,” sambungnya yang kemarin mengisi waktu dengan berkeliling kawasan pondok. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pondok #kediri #Ploso Kediri #lalu lintas dialihkan #haul #jawa pos