KEDIRI, JP Radar Kediri - Keberadaan Bandara Internasional Dhoho Kediri menjadi atensi tinggi seluruh pihak. Tidak hanya Pemerintah Pusat. Pemkab Kediri juga melakukan hal serupa. Fasilitas dan akses jalan penunjang menuju bandara sedang dikebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama. Dia menegaskan bahwa pihaknya sedang merampungkan fasilitas pendukung tersebut. Seperti proyek di Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Banyakan. “Fasilitas pendukung menuju bandara kami yang kerjakan,” ujar Irwan.
Menurut keterangannya, Dinas PUPR Kabupaten Kediri memang tidak mengerjakan proyek fisik bandara. Pasalnya, hal itu sudah di luar kewenangannya. Namun, untuk akses pendukung seperti jalan tersebut menjadi ranah Pemkab Kediri. Oleh karena itu, pihaknya yang mengerjakan.
Baca Juga: Bandara Kediri Layani Umrah, Pemerintah Masih Menunggu Izin dari Arab Saudi
Irwan berharap, pengerjaan tersebut dapat berjalan dengan mulus. Tanpa ada kendala berarti. Sehingga tahapan dan spesifikasi proyek dapat dirampungkan sesuai dengan rencana. “Kami terus menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut catatan saat ini adalah konektivitas antar wilayah untuk mendukung bandara. Konektivitas yang dimaksud yakni terkait jalan tol. Pembangunan tol Kertosono-Kediri, lanjut Mas Dhito, tengah dalam proses pembebasan lahan.
“Begitu pula tol Kediri-Tulungagung ini kita juga terus kebut bersama SKA Toll, karena konektivitas ini sangat penting sekali,” tutur Dhito.
Baca Juga: Bupati Kediri Mas Dhito Dorong Bandara Kediri Layani Penerbangan Haji dan Umrah
Jalan tol Kertosono-Kediri melewati 21 desa terdampak, lima diantaranya berada di Kabupaten Kediri. Sedang, tol Kediri-Tulungagung melewati 23 desa terdampak di Kabupaten Kediri. Demi lancaran proses pembebasan lahan untuk jalan tol itu, Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi tak terkecuali kepada pemerintah desa terdampak.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah