Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bandara Kediri Layani Umrah, Pemerintah Masih Menunggu Izin dari Arab Saudi

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 20 Juli 2023 | 18:04 WIB

PROGRES: Kondisi terkini pembangunan di area Bandara Internasional Dhoho Kediri. Pekerja mengebut merampungkan proyek tersebut.
PROGRES: Kondisi terkini pembangunan di area Bandara Internasional Dhoho Kediri. Pekerja mengebut merampungkan proyek tersebut.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi belum lama ini berkunjung ke Bandara Internasional Dhoho Kediri. Pihaknya menyebut bandara ini juga bakal diproyeksikan untuk melayani umrah. Namun, masih perlu ada koordinasi dengan General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi untuk mewujudkan niatan tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Budi Karya disela-sela kunjungan kerja (kunker) tersebut. Apabila izin sudah dikantongi, bukan tidak mungkin rencana tersebut dapat terealisasi. Sehingga Bandara Internasional Dhoho Kediri dapat melayani penerbangan untuk umrah.

“Nanti kalau bisa untuk perjalanan umrah, warga Kediri dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya dulu,” ujar Budi Karya.

Baca Juga: Bupati Kediri Mas Dhito Dorong Bandara Kediri Layani Penerbangan Haji dan Umrah

Tidak hanya untuk umrah. Bandara ini juga diharapkan dapat melayani penerbangan untuk ibadah haji. Hanya saja, perlu ada banyak persiapan untuk dapat mewujudkan rencana besar tersebut. Pasalnya, tidak sedikit fasilitas pendukung yang harus dipersiapkan.

Untuk pelayanan penerbangan haji, diperlukan keberadaan asrama haji dan rumah sakit. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI meminta dukungan Pemkab Kediri. Terutama dalam penyiapan fasilitas penunjang seperti penginapan atau hotel di dekat bandara.

Menyinggung soal konektivitas antar wilayah, disampaikan bahwa pembangunan jalan tol tersebut masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) melalui mekanisme kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). “Bandara ini dengan akses yang ada sudah cukup memberikan daya saing dibandingkan dengan bandara-bandara lain,” terangnya.

Baca Juga: Runway Bandara Internasional Kediri Sudah Mencapai 90 Persen

Disampaikan, terdapat tujuh kabupaten/kota yang berada di sekitar Bandara Dhoho Kediri. Sedang, jarak tempuh untuk mencapai Surabaya ataupun Malang setidaknya dibutuhkan waktu sekitar tiga jam.

“Saya tidak khawatir, walaupun dengan aksesibilitas yang ada sekarang ini sudah bisa hidup, tetapi dengan rencana jalan tol yang merupakan proyek PSN Kediri akan menjadi tumpuan baru di Jawa Timur,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#arab saudi #bandara kediri #umrah #bandara