KEDIRI, JP Radar Kediri – Setelah melakukan serangkaian ibadah haji di Tanah Suci, sebanyak 319 jemaah haji Kota Kediri dijadwalkan tiba di Aula Al Muktamar Lirboyo sore ini. Kemenag Kota Kediri menyiapkan delapan unit bus untuk menjemput mereka di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri Mohammad Qayyim mengatakan, sebanyak 319 jamaah haji telah diterbangkan dari Arab Saudi sekitar pukul 22.00 WIB kemarin. Jumlah tersebut berkurang setelah tiga jemaah dinyatakan meninggal di Makkah. “Sejauh ini belum ada penambahan jemaah yang wafat. Yang sakit pun udah sehat semua dan siap pulang bareng-bareng ke tanah air,” ujar Qayyim.
Sesuai jadwal, jemaah dijadwalkan tiba di Aula Al Muktamar Lirboyo sekitar pukul 15.30. Sebelumnya, mereka tiba di bandara Juanda sekitar pukul 10.30. Dari sana, jemaah masih harus ke asrama haji untuk pembagian koper, air zamzam, dan pemeriksaan kesehatan. “Ada seremonial doa bersama juga di sana,” lanjut Qayyim sembari mengatakan rangkaian acara di asrama haji memakan waktu sekitar tiga jam.
Setelah ritual di sana selesai, jemaah akan langsung dibawa ke Kota Kediri. Kemenag sudah menyiapkan delapan unit bus untuk mengangkut jemaah. Ada pula empat unit truk untuk mengangkut koper jemaah.
Meski ratusan koper ikut diangkut ke Kediri, menurut Qayyim distribusi koper baru akan dilakukan besok Selasa (18/7) besok di kantor Kemenag Kota Kediri. “Syaratnya membawa surat mandat dari jemaah haji. Pengambilan kopernya baru besok agar tidak crowded waktu penjemputan,” terang Qayyim.
Untuk menghindari kerumunan keluarga penjemput, menurut Qayyim hanya ada satu orang pendamping yang diperbolehkan memasuki ring 1 penjemputan. “Nanti jemaah menunggu kendaraan penjemput di ring 2,” tuturnya.
Qayyim memastikan, seluruh jemaah yang tersisa bisa kembali ke tanah air bersama-sama. Termasuk, jemaah yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. “Kami upayakan prosesnya berlangsung cepat. “Tidak lama-lama karena sudah lelah dan biar lebih cepat bertemu kembali dengan keluarga,” tegas Qayyim.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah