Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wow! SMPN 9 Kota Kediri Bikin 25 Ruang Baru, Ini Progresnya

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 13 Juli 2023 | 18:47 WIB

DIKEBUT: Sejumlah pekerja mulai melakukan penggalian tanah untuk pembangunan lanjutan SMPN 9 Kota Kediri.
DIKEBUT: Sejumlah pekerja mulai melakukan penggalian tanah untuk pembangunan lanjutan SMPN 9 Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri–Sarana dan prasarana (sarpras) di SMPN 9 Kota Kediri akan segera lengkap. Pembangunan lanjutan sekolah di Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren dilanjutkan lagi sejak 21 Juni lalu. Total ada 25 ruangan baru yang akan berdiri di lahan bekas perumahan Persik tersebut.

Untuk diketahui, bangunan SMPN 9 tahap 1 diresmikan oleh Wali Kota Abdullah Abu Bakar pada 4 Januari lalu. Adapun di proyek lanjutan tahun ini, dinas pendidikan fokus melengkapi sarpras tambahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Ibnu Qayyim mengungkapkan, rekanan langsung mengebut pekerjaan fisik begitu kontrak ditandatangani. “Progresnya sekarang sudah 1 persen,” ujar Ibnu sembari menyebut rekanan tengah melakukan penggalian tanah untuk fondasi.

Baca Juga: Niate Golek Bathi, Jebule Mlebu Bui

Lebih jauh Ibnu menjelaskan, sebanyak 25 ruangan yang dibangun tahun ini akan melengkapi operasional sekolah baru tersebut. Terdiri dari 23 ruang kelas, satu ruang laboratorium komputer, dan satu laboratorium bahasa.

“Proyeksinya memang untuk menampung siswa baru tahun depan. Untuk siswa baru tahun ini sudah ada alokasi ruangannya di sana,” bebernya.

Dimulai sejak 21 Juni lalu, Ibnu menyebut proyek lanjutan pembangunan SMPN 9 harus tuntas 15 Desember nanti. Dengan demikian, peserta didik baru di tahun ajaran 2024/2025 nanti sudah tertampung semua di gedung baru.

Baca Juga: Yuk Berkenalan dengan Komunitas Pare Foto Hore, Ini Kegiatan Mereka

Berdasar pengamatannya, pembangunan SMPN 9 tahap 2 ini relatif lebih lancar dibanding tahap 1. Di proyek awal yang dianggarkan senilai Rp 15,4 miliar itu, rekanan harus melakukan pematangan lahan lebih dulu. Yakni, mengubah dari lahan tebu menjadi area siap bangun. “Kalau sekarang tinggal meneruskan saja,” paparnya tentang proyek senilai Rp 11,57 miliar tersebut.

Selain proyek fisik, menurut Ibnu tahun ini dinas pendidikan juga menganggarkan Rp 2,5 miliar untuk fasilitas pendukung. Termasuk untuk pembelian melebair di puluhan kelas dan laboratorium yang dibangun.

“Rencananya SMP 9 ini bisa jadi sekolah unggulan. Mudah-mudahan bisa menyaingi sekolah unggulan lainnya,” harap Ibnu.

Baca Juga: Harus Segera Move On, Persik Kediri Optimistis Kalahkan Arema FC

Dikatakan Ibnu, saat ini SMPN unggulan baru ada di Kecamatan Kota dan Kecamatan Mojoroto. Karenanya, SMPN dengan fasilitas modern dan gedung yang baru itu diharapkan bisa jadi sekolah unggulan untuk wilayah timur Kota Kediri. “Harus itu (pemerataan akses pendidikan, Red). Zonasi itu butuh pemerataan,” tandasnya.

Sebagai salah satu sekolah inklusi di Kota Kediri, di SMPN 9 nanti juga akan dibangun sejumlah fasilitas standar inklusi. Di antaranya membangun kamar mandi dengan lantai dan selasar yang standar inklusi.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#smpn 9 kediri #pembangunan sekolah #smpn 9 #sekolah