Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

SD Negeri di Kota Kediri yang Belum Penuhi Pagu, Ini Cara yang Bisa Dilakukan

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 11 Juli 2023 | 16:20 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri –
Sekolah dasar (SD) negeri yang belum terpenuhi pagunya selama penerimaan peserta didik baru (PPDB) online masih bisa menerima siswa baru. Hanya saja, prosedurnya dilakukan secara offline.

Salah satunya dapat ditemui di SDN Bujel 3. Kepala SD Negeri Bujel 3 Siti Muti’ah mengatakan, tahun ini hanya ada 15 siswa yang diterima di sana. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlahnya mencapai puluhan anak.

“Salah satu penyebabnya karena memang di sekitar kami ada banyak sekolahan (SD sederajat, Red),” ujarnya.

Demi mendukung visi semua anak usia sekolah bisa melanjutkan pendidikan, guru yang akrab disapa Muti ini mengatakan, sekolah boleh menerima siswa yang ingin mendaftar setelah jadwal PPDB ditutup.

Baca Juga: Ini Cerita Tetangga soal Kehidupan Totok di Lingkungannya

Caranya, siswa dan orang tua atau wali mendatangi sekolah untuk memproses pendaftaran secara offline. Sebab, PPDB online jenjang TK/SD/SMP Kota Kediri sudah berakhir pada 4 Juli 2023 lalu. “Instruksi dari dinas memang kalau pagu belum terpenuhi, bisa daftar offline,” paparnya.

Adapun terkait jumlah siswa baru yang sedikit, Muti tak menampik adanya sejumlah penyebab lain. Termasuk jumlah lulusan TK yang tak sebanyak pagu SD negeri di seluruh Kota Kediri. “Karena mungkin juga keberhasilan dari program KB (keluarga berencana, Red),” tuturnya.

Dengan jumlah siswa baru yang hanya mencapai 15, itu termasuk sedikit jika dibanding dengan pagu di sana yang sebanyak 28 siswa dalam satu rombongan belajar (rombel). Menurutnya, aktivitas siswa di sekolah juga bisa terdampak jika jumlah peserta didik baru mengalami penurunan.

“Akreditasi sekolah juga bisa terpengaruhi jika jumlah peserta didik menurun,” paparnya sembari mengatakan, pendaftaran offline untuk siswa yang belum mendapat sekolah akan dibuka hingga 31 Juli 2023.

Baca Juga: Kecantol Janda Kang Dalbo Nelangsa

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri mencatat sebanyak 40 SD negeri tak terpenuhi pagunya setelah penutupan PPDB online. Masih banyaknya SD negeri yang ‘kekurangan siswa’ itu ditengarai karena jumlah SD yang banyak. Sedangkan jumlah para pencari SD tak sebanyak pagu yang tersedia.

Untuk diketahui, jumlah SD negeri di Kota Kediri mencapai 111 lembaga. Sedangkan untuk SD swasta sebanyak 25 lembaga. Disdik juga membenarkan, tak sedikit orang tua siswa yang memilih menyekolahkan anaknya di sekolah swasta maupun yang berbasis agama, seperti pondok pesantren dan madrasah ibtidaiyah (MI).

“Yang penting semua anak usia sekolah di Kota Kediri bisa masuk sekolah. Bukan semua (sekolah negeri, Red) harus terpenuhi pagunya,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Kediri Ibnu Qayyim.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#PPDB SD #ppdb #ppdb 2023 #ppdb 2023 kediri