KEDIRI, JP Radar Kediri - ES, 33, dan AF, 42, keduanya warga Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang jadi bulan-bulanan massa pada Sabtu lalu (8/7). Mereka babak belur. Gara-garanya dua pria itu diduga menjambret Sumarkip, 56, warga Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang yang sedang berada di wilayah hukum Polsek Kunjang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, awalnya ES dan AF membuntuti Sumarkip yang berboncengan sepeda motor dengan istrinya. Perjalanan mereka hingga masuk wilayah Desa Dungus, Kecamatan Kunjang. Begitu lewat jalan sepi, ES dan AF melancarkan aksinya. Keduanya menjambret tas warna biru yang dibawa istri Sumarkip.
Berhasil merebut tas incarannya, mereka langsung tancap gas. Sepeda motornya dipacu kencang. Sementara itu, Sumarkip tidak tinggal diam. Dia berusaha terus mengejar. Sembari berteriak meminta tolong kepada warga dan pengendara di sekitar lokasi.
“Setelah mendapatkan tas tersebut, keduanya berusaha kabur melarikan diri,” ujar Kapolsek Kunjang AKP Ashanik.
Aksi kejar-kejaran tak terelakkan. Sial bagi ES dan EF. Sepeda motor yang dikendarainya terpeleset saat mengebut di Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang. Keduanya pun terjatuh. Badannya terluka dan berdarah. Belum lagi, warga dan pengendara sempat menghadiahi bogem mentah kepada kedua lelaki bertato tersebut.
Beruntung, aksi main hakim sendiri tersebut tidak berkelanjutan. Pasalnya, ada warga yang segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan ES dan AF.
“Mereka (ES dan AF, red) beserta barang bukti kami amankan di Mapolsek Kunjang untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandas perwira Polri dengan tiga balok emas tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah