KEDIRI, JP Radar Kediri - Penutupan penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMK pada Kamis (6/7) lalu jadi tumpuan sejumlah sekolah swasta untuk menjaring murid. Tetapi, limpahan pendaftar yang diharapkan sejumlah lembaga itu tak sesuai dengan kenyataan. Serbuan siswa yang biasanya terjadi setelah pengumuman penerimaan SMK negeri belum terjadi hingga kemarin.
Seperti diungkapkan oleh Kepala SMK Kertanegara Agung Wicaksono. Menurutnya, tahun lalu sekolahnya langsung diserbu pendaftar setelah pengumuman PPDB SMK negeri. Siswa yang tidak diterima langsung mendaftar ke sekolah yang terletak di Kelurahan Banjaran tersebut. “Tapi tahun ini berbeda, ini merata di Jatim. Kemarin (6/7) hanya ada 40 pendaftar,” kata Agung.
Meski kemarin kembali ada siswa yang mendaftar, jumlahnya tidak signifikan. Padahal, tahun lalu pagu sekolah swasta bisa langsung penuh setelah pengumuman PPDB SMK negeri. Adapun tahun ini, dari total 250 pagu di SMK Kertanegara, Agung mengaku masih kekurangan murid.
Menyiasati hal tersebut, Agung mengaku akan membuka pendaftaran hingga tanggal 16 Juli nanti. “Tahun lalu pendaftar langsung membeludak setelah pengumuman PPDB SMK negeri. Tahun ini sekolah swasta lain juga sama. Mereka sambat,” lanjutnya.
Terpisah, Waka Kesiswaan SMK Pawyatan Daha 1 Muhammad Jauhar Arif menyebut, Kamis (6/7) lalu total ada 180 siswa yang mendaftar di sekolahnya. Meski demikian, seperti halnya SMK Kertanegara, Arif mengakui jika pagu di sekolahnya belum penuh.
Hingga kemarin menurutnya pagu sekolah baru terisi 78 persen. Melihat tren pendaftar pada Kamis lalu, Arif optimistis pagu di sekolahnya bisa terpenuhi. Apalagi, pendaftaran masih dibuka hingga minggu depan.
Dikatakan Arif, SMK Pawyatan Daha sudah membuka pendaftaran sejak awal Maret. Namun, penambahan jumlah siswa tidak bisa signifikan. Senada dengan Agung, Arif juga menyebut volume pendaftar di sekolah swasta tahun ini sedikit melambat. “Tiap hari (tahun lalu, Red) biasanya lebih cepat (penambahan pendaftarnya, Red),” terang Arif.
Meski pagu baru terisi 78 persen, Arif menyebut ada beberapa jurusan yang pagunya sudah penuh. Di antaranya jurusan perhotelan dan teknik komputer jaringan (TKJ). Pendaftar baru yang ingin masuk ke dua jurusan itu akan dialihkan ke tiga jurusan yang masih tersedia. Yakni, jurusan pemasaran, perkantoran, dan akuntansi.
Kapan pendaftaran akan ditutup? Arif mengaku belum menentukan waktunya. Dia menyebut sekolah akan terus membuka pendaftaran sampai pagu mereka terpenuhi. “Minggu depan masih membuka PPDB untuk tiga jurusan itu,” paparnya.
Dengan sistem tersebut, Arif optimistis pagu di SMK Pawyatan Daha I akan tetap terpenuhi tahun ini. “Kapan terpenuhinya ya itu tadi, tidak bisa diprediksi,” tandas Arif sembari menyebut pihaknya sudah menyosialisasikan PPDB di sekolah sejak jauh-jauh hari.
Seperti diberitakan, belasan siswa nekat mendatangi SMK negeri setelah pengumuman tahap terakhir pada Kamis (6/7) lalu. Mereka ngeyel minta mendaftar lewat jalur ‘belakang’ agar bisa bersekolah di SMK negeri. Tetapi, pihak sekolah menolak mereka dan mengarahkan untuk mendaftar ke SMK swasta.
Di PPDB tahap 5, sedikitnya ada 1.773 siswa yang terpaksa mendaftar di sekolah swasta. Sebab, dengan jumlah pendaftar yang mencapai 2.871 siswa, hanya 1.098 siswa saja yang diterima. Ribuan siswa itulah yang masih harus berburu SMK pilihan hingga minggu depan.
Sementara itu, pengumuman resmi PPDB jalur zonasi SMPN di Kabupaten Kediri dilakukan hari ini. Calon peserta didik dapat memantau informasi tersebut dengan dua cara. Yaitu melihat pengumuman di website pendaftaran dan datang langsung ke sekolah tujuan.
“Bisa lihat secara daring atau luring. Kami siapkan dua skema kepada calon peserta didik dan wali muridnya,” ujar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Fadeli sembari menyebut siswa tidak perlu susah-susah datang ke sekolah karena pengumuman dilakukan secara online. Meski demikian, sekolah tetap diminta memasang pengumuman secara manual.
Pengumuman hari ini menurut Fadeli tidak hanya untuk jalur zonasi. Melainkan juga untuk jalur pindah tugas. Sedangkan untuk daftar ulang akan dilakukan mulai Senin (10/7) hingga Kamis (13/7) nanti.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah