KEDIRI, JP Radar Kediri - Tiga insiden kebakaran lahan tebu terjadi di awal pekan Juli ini. Yang paling besar terjadi di Tambak Lurang, Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Senin (3/7).
Informasi koran ini menyebut, sehari itu tiga lahan terbakar tersebar di Desa Tunglur, Kecamatan Badas; Dusun Tambak Lurang, Desa Sidowarek, Plemahan; dan Dusun Kedungdowo, Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri. Dari ketiga kasus tersebut sumber api berasal dari tengah lahan. Namun tidak diketahui penyebabnya.
“Iya semuanya api ada di tengah. Tidak diketahui penyebabnya,” jelas Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Sutiyana melalui Hendro Daru Bintoro, petugas Pos PMK Pare.
Selain itu, kebakaran di lahan milik Dian, 50, Kepala Dusun (Kasun) Tambaklurang seluas 73.500 meter persegi membuat petugas kewalahan. “Beberapa kali bolak-balik ambil air di pos, karena airnya kurang,” imbuhnya.
Saat pengisian tangki air belum selesai, sekitar pukul 17.00 kembali ada kejadian di Purwoasri. Namun kebakaran di lahan milik Malik, 52, itu bisa dipadamkan sekitar pukul 18.30.
Dari ketiga kejadian tersebut diperkirakan kerugian paling besar di Plemahan, yakni Rp 80 juta. Selanjutnya di Purwoasri sekitar Rp 70 juta, dan di Badas Rp 60 juta.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah