KEDIRI, JP Radar Kediri – Pendaftaran jalur prestasi akademik SMK negeri hari pertama kemarin belum terlalu ramai. Tingkat kompetitifnya tak sebesar dua tahap sebelumnya. Sebagai tahap terakhir penerimaan peserta didik baru (PPDB), jalur ini jadi kesempatan terakhir bisa diterima.
Rata-rata siswa tak begitu berebut mendaftar lebih awal. Sebab di jalur ini, penilaian utama hanya dari nilai akhir. Sedangkan kriteria waktu pendaftaran menjadi opsi terakhir jika ada kesamaan nilai di urutan terakhir.
“Biasanya di tahap ini siswa mendaftar di hari kedua. Karena rata-rata masih memantau peluangnya dulu dengan melihat nilai pendaftar lain,” kata Bagian Informasi PPDB SMKN 1 Kota Kediri Arif Setiya Wardana.
Menurut Arif, statistik nilai pendaftar akan selalu berubah. Sehingga, siswa –lebih-lebih yang nilainya tak terlalu tinggi— kebanyakan akan mengamati nilai pendaftar lain terlebih dahulu. Itu guna meningkatkan peluangnya agar bisa diterima di SMK jalur prestasi nilai akademik.
Arif berpesan agar siswa yang lolos seleksi SMK negeri lebih mencermati persyaratan khusus peserta didik baru. Sesuai ketentuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, terdapat sejumlah aturan khusus. Termasuk tentang tato, tindik bagi siswa laki-laki, serta rambut berwarna selain warna alami.
“Aturan ini juga untuk menjaga anak-anak. Karena kita tidak tahu ke depannya mereka akan berkarir di mana,” papar Arif sembari menambahkan, aturan khusus bagi calon peserta didik baru jenjang SMK ini juga berlaku di SMK lain.
Ketentuan khusus itu menurut Arif diterapkan di SMK karena siswanya yang diproyeksikan untuk langsung masuk di dunia kerja. “Karena kita tidak bisa lepas dari dunia usaha dan industri,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pagu yang tersisa di SMKN 1 Kediri untuk tahap terakhir ini sebanyak 484 siswa. Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di situs ppdb.jatimprov.go.id, hingga pukul 18.00 kemarin sudah ada 466 pendaftar di delapan jurusan di sana. Adapun hari ini merupakan pendaftaran terakhir sebelum nantinya diumumkan pada Kamis (6/7) depan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah