KEDIRI, JP Radar Kediri-Ribuan calon pendaftar menyerbu penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMPN jalur zonasi di Kabupaten Kediri yang dimulai kemarin. Persaingan ke depan dipastikan akan berlangsung sengit karena pendaftaran masih akan dibuka hingga Rabu (5/7) besok.
Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, total ada 7.159 pagu zonasi dari puluhan SMP negeri di Kabupaten Kediri. Ribuan bangku tersebut sedikitnya akan diperebutkan oleh sekitar 11 ribu lulusan SD negeri dan swasta di Kabupaten Kediri yang belum diterima di PPDB tahap 1.
Dari belasan ribu siswa tersebut, sebagian sudah mendaftar di hari pertama kemarin. Data yang dihimpun dari situs ppdbsmp.disdikkedirikab.com, rata-rata pendaftar di 10 sekolah unggulan mencapai lebih dari 100 orang. Antara lain di SMPN 2 Pare, SMPN 1 Plemahan, SMPN 1 Plosoklaten, SMPN 1 Kandat, SMPN 1 Kandangan, SMPN 1 Gurah, SMPN 1 Banyakan, SMPN 1 Ngadiluwih, SMPN 2 Grogol, dan SMPN 1 Gampengrejo. Jumlah pendaftar di sana mencapai 1.273 siswa.
Baca Juga: Inilah Sosok Kasatsamapta Polres Kediri AKP Agus Sudarjanto
Pantauan koran ini di SMPN 1 Gampengrejo, ratusan calon pendaftar sudah memadati kawasan sekolah tersebut sedari pagi. Mereka mengantre untuk dapat merampungkan verifikasi berkas oleh tim operator sekolah. “Sengaja datang hari pertama biar nggak kepikiran lagi,” ujar Arni Raziqni, 44, salah seorang wali murid kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.
Perempuan yang tinggal di Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo itu mengaku telah menyelesaikan proses penentuan koordinat. Jarak antara rumah tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah tujuan. Hasilnya, jarak rumah Arni ditetapkan sejauh 1,7 kilometer.
Perempuan yang kemarin berkerdung ini optimistis Satria Fathul, 13, anak ketiganya itu bisa berhasil mendapatkan kursi di sana. Pasalnya anak pertama dan kedua Arni juga bersekolah di SMPN 1 Gampengrejo. “Kakaknya juga sekolah di sini. Semoga bisa diterima juga,” tandasnya.
Baca Juga: Ratusan Penambang Pasir Tradisional Berunjuk Rasa di Pemkab Kediri, Ini Tuntutannya
Ketua PPDB SMPN 1 Gampengrejo Agung Purwoko Edi menjelaskan, kemarin total ada 150 pendaftar yang diverifikasi oleh timnya. Dengan total pagu 380 kursi, sebanyak 190 kursi di antaranya untuk jalur zonasi. Karenanya, masih ada puluhan pagu yang kosong di sana. Dia pun optimistis bisa memenuhi kuota zonasi tersebut selama dua hari terakhir. “Untuk tahun ini bisa dikatakan begitu (peminatnya tinggi, Red),” terangnya.
Untuk diketahui, kondisi serupa juga terjadi di lembaga lain. Bahkan, di SMPN 2 Pare jumlah pendaftar pada hari pertama kemarin sudah mencapai 160 orang. Sedangkan di SMPN 1 Kandat 163 orang, SMPN 1 Ngadiluwih 160 orang, lalu SMPN 1 Plemahan 159 orang.
Sementara itu, PPDB SMA/SMK terakhir akan dimulai hari ini. Di tahap 5 ini, pendaftaran SMK jalur prestasi nilai akademik akan dibuka selama dua hari. Yakni, 4-5 Juli 2023. Siswa bisa memilih tiga kompetensi keahlian untuk memaksimalkan peluangnya.
Kasi SMA PK-PLK Cabdisdik Provinsi Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi mengungkapkan, tahap terakhir ini memberi peluang yang lebih besar bagi siswa. Sebab, pagunya paling banyak dibanding dua tahap PPDB SMK yang sudah dibuka sebelumnya. “Kuotanya untuk jalur prestasi akademik 65 persen dari pagu sekolah,” ujar Chairul.
Baca Juga: Ini Penyebab Pabrik Kerupuk di Plosoklaten Terbakar
Dengan kuota yang besar, siswa bisa memilih tiga kompetensi keahlian sekaligus. Sedangkan pilihan sekolahnya bisa di satu sekolah yang sama atau berbeda. Di jalur ini, siswa dari luar zona atau kota juga punya peluang yang lebih besar. Sebab, pembobotannya dari nilai gabungan. “Jadi jarak tidak jadi penentu,” lanjutnya.
Persaingan di jalur terakhir ini juga diprediksi akan sengit. Tidak adanya batasan zona di PPDB SMK ini memungkinkan banyak siswa dari luar kota yang ikut mencoba peruntungan.
Salah satunya di SMKN 1 Kediri. Dipastikan masih ada ribuan siswa yang akan mendaftar di jalur prestasi nilai akademik. Padahal, pagu yang tersisa di sana hanya 484 bangku. “Antusiasmenya luar biasa. Seperti di tahap 1 dulu pagunya hanya 100-an (186 pagu, Red) tapi yang daftar sampai ribuan,” kata Bagian Informasi PPDB SMKN 1 Kota Kediri Arif Setiya Wardana.
Arif menengarai, di tahap terakhir ini juga akan didominasi pendaftar dari luar kota. Seperti Kabupaten Kediri atau kota lain. Hingga kemarin pun, masih banyak siswa dan orang tua –termasuk dari luar kota— yang datang ke sekolah untuk menanyakan teknis PPDB. “Banyak yang tanya soal pagu jurusan tertentu. Banyak juga yang tanya soal nilai terendah,” terangnya.
Baca Juga: Ini yang Bikin Marah Majelis Hakim PN Kota Kediri kepada Manajer Keuangan PT Afi Farma
Terkait nilai terendah jalur prestasi akademik, guru bahasa Inggris ini mengaku tidak bisa memberikan kepastian. Sebab, kriteria nilai gabungan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Meski demikian, siswa tetap bisa melihat statistik nilai semua sekolah tahun lalu di situs ppdb.jatimprov.go.id. “Nilai siswa tiap tahun juga beragam. Biasanya kami informasikan bahwa semua bisa memantau pergeseran nilai pendaftar saat sudah mulai dibuka pendaftaran nanti (hari ini, Red),” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah