Pernah menjadi instruktur di Pusdik Brimob, Watukosek, Gempol, Pasuruan, AKP Agus Sudarjanto mempunyai hobi yang membuatnya meraih berbagai penghargaan. Hobinya itu berlatih bela diri.
Awalnya bela diri merupakan skill wajib yang harus dimiliki anggota Polri, lama kelamaan justru menjadi hal yang disenanginya. “Karena suka, karena mungkin muncul ketika seringnya latihan,” jelas laki-laki kelahiran 1971 itu.
Hobinya tidak sekadar belajar satu jenis bela diri. Namun berbagai bela diri dia pelajari, seperti judo, kungfu, karate, silat, bahkan bela diri aliran terbaru juga dipelajari. Alasan pria yang saat SMA-nya atlet voli ini suka berlatih berbagai aliran bela diri karena tidak ingin hanya bisa sampai batas itu saja, melainkan karena ingin terus berkembang dan ingin melampaui batasannya.
“Karena ingin mengembangkan diri. Selain itu juga karena agar tidak berpuas diri pada satu hal. Karena di setiap jenis memiliki keunggulan masing-masing,” paparnya.
Dari hobinya itu, Agus pernah mengikuti berbagai kejuaraan. Dia juga meraih berbagai penghargaan. “Sirkuit judo Jawa-Bali yang dilaksanakan 6 bulan sekali sering dapat juara 1, 2, 3. Di Kapolda Cup, di luar event Polri juga sering ikut, walaupun nggak semua dapat juara,” ungkap laki-laki yang juga pernah cedera saat pertandingan itu.
Sekarang, karena umurnya sudah melebihi batas maksimal atlet petarung, Agus sering menjadi juri judo. Bahkan pada 2021 ia mendapatkan lisensi juri nasional. Pada 7-9 Juli nanti, perwira yang beberapa kali menang kejuaraan akan menjadi juri di Judo Kapolri Cup. “Dari Kediri cuma saya, perwakilan Jatim hanya dua. Satu saya dan yang satu pensiunan berpangkat AKBP,” urainya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah