Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Daging Kurban Melimpah, Tempat Penggilingan Diserbu Warga di Kediri

Andhika Attar Anindita • Senin, 3 Juli 2023 | 16:44 WIB
SIBUK: Pekerja di penggilingan daging milik Dinar di kompleks Pasar Sambi menggiling daging kurban milik pelanggan yang datang ke lapak.
SIBUK: Pekerja di penggilingan daging milik Dinar di kompleks Pasar Sambi menggiling daging kurban milik pelanggan yang datang ke lapak.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Jasa penggilingan daging sapi mendadak diserbu masyarakat kemarin. Warga yang baru mendapat pembagian daging kurban langsung mengolah menjadi bakso dak sosis.

Suasana yang ramai salah satunya terlihat di sentra penggilingan daging di kawasan Pasar Sambi, Kecamatan Ringinrejo. Puluhan warga bergantian menggilingkan daging kurban yang didapat sejak Kamis (29/6) lalu. “Dari pagi sampai siang tidak berhenti. Hanya istirahat pas salat Jumat tadi (kemarin, Red),” ujar Mimi Dinar, 40, pengelola rumah penggilingan daging di kawasan Pasar Sambi, Kecamatan Ringinrejo.

Sejak pagi, menurut Dinar ada sekitar 50 orang yang datang ke kiosnya. Mereka membawa daging dengan berat yang beragam. Mulai 1-2 kilogram (kg). Ada pula yang membawa lebih banyak. Yakni, hingga 5-10 kg.

Dinar menyebut, puluhan orang yang datang itu bukanlah penjual bakso dan cilok langganannya. Sebab, jumlah orang yang tiap hari mendatangi lapaknya hanya 10-15 orang per hari. “Kalau pas Idul Adha gini pedagang baksonya ganti libur. Yang ke sini semua orang rumahan,” lanjutnya.

Perempuan kelahiran Surabaya tersebut menjelaskan, dirinya tidak hanya melayani penggilingan saja. Melainkan juga melayani pencampuran daging giling dengan bumbu. Bahkan, dia juga punya alat untuk mencetak adonan daging hingga berbentuk bakso.

“Kami tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan dan permintaan pelanggan. Biasanya dibuat menjadi bakso atau sosis,” tutur perempuan berkerudung tersebut.

Selain dari warga Ringinrejo, menurut Dinar pelanggan yang datang ke lapaknya juga banyak yang berasal dari daerah tetangga. Seperti halnya Mariyam, 32, warga Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Dia sengaja datang ke sana untuk mengolah daging yang didapat.

Dia mengaku sengaja membuat bakso agar tidak bosan. “Ada (daging kurban, Red) yang dimasak menjadi gulai, ada juga yang dibuat menjadi bakso,” tutur Mariyam.

Hal senada disampaikan oleh Dwi Annisa, 21, warga Desa Butuh, Kras. Dwi mengaku kegiatan membuat bakso tersebut sudah seperti tradisi di keluarganya. Sehingga setiap tahun mereka pasti menggilingkan daging kurban yang didapatkan. “Sudah terbiasa dari dulu diolah menjadi bakso,” tandas Dwi.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Diserbu #warga #kediri #penggiling #daging kurban #daging