Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Transaksi di Pasar Hewan Rojokoyo di Ngadiluwih Turun di Bawah Rata-Rata

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 30 Juni 2023 | 16:39 WIB
TETAP BUKA: Kondisi Pasar Hewan Rojokoyo masih beroperasi walau sudah ada yang memotong hewan kurban kemarin. Namun suasana pasar ternak di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih itu sepi dari biasanya
TETAP BUKA: Kondisi Pasar Hewan Rojokoyo masih beroperasi walau sudah ada yang memotong hewan kurban kemarin. Namun suasana pasar ternak di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih itu sepi dari biasanya

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pasar Hewan Rojokoyo di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih masih beroperasi walaupun ada beberapa titik sudah melaksanakan hari raya kurban kemarin. Namun, volume transaksi lebih sepi daripada hari biasanya.

“Hari ini (kemarin) termasuk sepi. Ternak sapi yang datang intensitasnya berkurang,” ungkap Dwi Susanti, Bendahara BUMDes Pasar Hewan Rojokoyo, Purwokerto, Ngadiluwih.

Dia menyebut, pasar yang buka di setiap pasaran Kliwon itu lengang karena sudah ada yang merayakan Idul Adha. Bila dibandingkan Kliwon sebelumnya, kemarin relatif lebih sepi. Ternak yang keluar masuk pun sedikit. Bahkan, biasanya banyak kendaraan pengangkut ternak dari luar Karesidenan Kediri, kemarin, berkurang drastis.

“Kalau 3 Kliwon lalu lebih ramai, malah membeludak jadi populasi (sapi yang keluar masuk) lebih banyak,” ungkapnya.

Dwi menyebut, sekitar pukul 07.00 biasannya kendaraan pengangkut sidah banyak yang masuk, kondisi pasar juga sudah ramai. Namun, kemarin masih agak lenggang. Mengenai sapi yang ditransaksikan pun kecil. Jika biasanya rata-rata 800 sampai 900 ekor sapi, kemarin tidak sampai 800 ekor.

“Kalau sapi transaksi biasanya bisa sampai 800 sampai 900 (ekor), ini tadi tidak sampai angka 800, dilihat dari datangnya sapi yang keluar masuk,” jelasnya.

Sapi yang keluar masuk juga tidak ada yang terindikasi terkena penyakit. Di Pasar Hewan Rojokoyo yang menggunakan sistem check point untuk memeriksa kesehatan tidak mendapati sapi yang terindikasi sakit keluar masuk pasar kemarin.

“Kalau terindikasi LSD nanti akan diarahkan ke gantangan paling belakang untuk dicek ulang. Untuk hari ini tidak ada indikasi,” ungkap Luh Putu Setianti, dokter hewan (drh) yang bertugas memonitor Pasar Hewan Rojokoyo.

Lalu lintas dan transaksi yang relatif sepi di pasar hewan ini dibenarkan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih. Ia juga lakukan pemeriksaan kemarin. “Kami ada info hari H (kurban) masih buka, tenyata dilihat memang ada tapi frekuensi kecil dan tadi kita tanya ke temen-temen memang sepi katanya. Transaksi tidak sebesar hari sebelumnya,” jelasnya.

Mengenai kesehatan hewan yang ditransaksikan, Tutik menyebut, tidak ada yang terindikasi berpenyakit. “Sekilas tidak ada (bergejala klinis sakit), laporan penanggungjawab juga  tidak ada gejala hewan yang sakit. Apalagi mengarah ke hewan-hewan yang menular,” pungkasnya saat ditemui di pasar kemarin.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pasar hewan #transaksi #sapi