Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jalur Zonasi PPDB SMP dan SMK di Kota Kediri Semakin Ketat

Karen Wibi • Rabu, 28 Juni 2023 | 17:27 WIB

TERAKHIR: Siswa mendaftar di SMPN Gampengrejo di hari terakhir PPDB tahap I kemarin. Juli nanti siswa bisa mendaftar di jalur zonasi.
TERAKHIR: Siswa mendaftar di SMPN Gampengrejo di hari terakhir PPDB tahap I kemarin. Juli nanti siswa bisa mendaftar di jalur zonasi.

KOTA, JP Radar Kediri–Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK dan SMP jalur zonasi masih berlanjut. Hari ini merupakan kali terakhir pendaftaran di jalur tersebut. Jika di SMP ukuran penerimaan siswa didasarkan nilai rapor, di SMA/SMK jarak rumah siswa jadi pertimbangan utama.

Kasi SMA PK-PLK Cabdisdik Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi mengatakan, pagu zonasi SMA hanya 10 persen. Adapun SMK tidak ada zona karena wilayahnya satu Jawa Timur. Meski demikian, panitia akan menggunakan jarak rumah dalam pemeringkatan. “Yang rumahnya lebih dekat berpeluang besar diterima,” kata Chairul sembari menyebut waktu pendaftaran dan usia juga jadi tolok ukur.

Di jalur ini, menurut Chairul siswa bisa memilih tiga keahlian di sekolah yang sama atau berbeda. Jika di jalur ini siswa belum bisa diterima, menurutnya mereka bisa mendaftar di jalur prestasi akademik pada 4-5 Juli nanti. “Pagunya 65 persen,” beber Chairul sembari menyebut pihaknya memberi peluang siswa yang jarak rumahnya jauh bisa diterima di SMK.

Baca Juga: Ratusan Warga Mendemo PG Pesantren Baru, Ini Keluhan Mereka

Untuk memaksimalkan peluang siswa diterima jalur ini, ia pun mengimbau agar siswa aktif bertanya ke sekolah. Terutama terkait ketersediaan pagu di tiap keahlian. “Bisa minta informasi ke sekolah untuk pagunya masing-masing karena kalau SMK pagunya dilihat per keahlian,” jelasnya meminta siswa memantau hasil pemeringkatan sementara di situs ppdb.jatimprov.go.id.

Untuk diketahui, selain zonasi SMA/SMK, zonasi SMP yang kemarin merupakan pendaftaran hari kedua juga sangat ketat. Pada hari kedua, total ada 2.273 pendaftar. Padahal, pagu sembilan SMP negeri hanya 1.455. Praktis, ada 818 siswa yang pasti tersisih dan harus melanjutkan ke sekolah swasta.

Sama dengan jenjang SMK, siswa juga dapat memantau hasil seleksi sementara melalui situs ppdb.kedirikota.go.id. “Urutan masih bisa berubah-ubah sewaktu-waktu sampai akhir pendaftaran,” terang Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri Ibnu Qoyim.
Pantauan koran ini, nilai tertinggi dari sembilan SMP negeri di Kota Kediri berada di SMPN 1. Yakni, nilai tertinggi 97,51 dan nilai terendah pagu 94,38. Di urutan kedua ada SMPN 4 dengan nilai tertinggi 96,69 dan nilai terendah pagu 93,68. Selanjutnya, urutan ketiga SMPN 3 dengan nilai tertinggi 96,91 dan nilai terendah pagu 91,81.

Baca Juga: Sapi Berulah, Damkar Kena Getah

Di urutan keempat, ada SMPN 8 dengan nilai tertinggi 94,35 dan nilai terendah 92,32. Dari sembilan sekolah, hanya SMPN 7 dan SMPN 9 yang nilai terendah pagu di bawah 90. Masing-masing 88,96 dan 89,25. Selebihnya, di atas 90 semua.

Sementara itu, PPDB tahap I untuk jalur afirmasi, pindah tugas, dan prestasi di Kabupaten Kediri resmi ditutup. Siswa memperebutkan 50 persen kuota yang disiapkan di sana.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Fadeli menjelaskan, hingga kemarin pihaknya masih merekap total pendaftar di tiga jalur tersebut. “Saat ini (kemarin, Red) masih proses verifikasi,” jelasnya sembari menyebut PPDB tahap II jalur zonasi dibuka 3-5 Juli.

Terpisah, Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Gampengrejo Agung Purwoko Edi menyebut jika pendaftar hari kedua lebih sedikit daripada hari pertama. “Sudah rebutan daftar di hari pertama kemarin,” jelasnya sembari menyebut dari 190 kuota di sana, baru ada 171 siswa yang mendaftar. Sehingga, ada 19 pagu yang kosong. Pagu tersebut akan diisi di PPDB tahap II.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ppdb #ppdb sma #zonasi #ppdb kota kediri #jalur zonasi sekolah