KEDIRI, JP Radar Kediri – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri bersama Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar fasilitasi pembinaan kampung keluarga berkualitas pada Selasa (27/6).
Acara digelar di ruang pertemuan Dinas P3AP2KB Kota Kediri yang dibuka Sekretaris Dinas P3AP2KB Kota Kediri Agus Suharyanto, S.Sos.Msi. Kemudian kegiatan dilanjutkan diskusi Asik Pendidikan Kependudukan. Peserta pembinaan ini adalah ketua kelompok kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berkualitas Kelurahan di Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas P3AP2KB Kota Kediri Agus mengatakan, kegiatan ini diperuntukkan bagi pokja masing-masing kelurahan. Terutama kelurahan yang masih belum menjadi kampung keluarga berkualitas. “Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat,” kata Agus.
Ruang lingkup kampung keluarga berkualitas antara lain kependudukan, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi serta ketahanan dan pemberdayaan keluarga. Selain itu juga kegiatan lintas sektor. Mulai bidang permukiman, sosial ekonomi, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Sementara itu, Penata Kependudukan dan KB Ahli Muda BKKBN Jawa Timur Toma Afriandi, SH, M.Si memberikan materi dalam pembinaan ini. Toma mengatakan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022, diharapkan pelaksanaan kegiatan Kampung Keluarga Berkualitas dapat lebih optimal.
“Dan ini menjadi gerakan bersama setingkat desa/kelurahan yang dilaksanakan secara terintregasi dan konvergen dalam penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dengan seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat,” terang Toma.
Lebih lanjut, Toma memaparkan, di Kota Kediri, kampung keluarga berkualitas ada sebanyak 36 kampung dari total 46 kelurahan. Ada 10 kelurahan yang masih belum menjadi kampung keluarga berkualitas. Dengan adanya fasilitasi pembinaan dan diskusi Asik Pendidikan dan Kependudukan diharapkan mampu terbentuk kampung KB di seluruh kelurahan di Kota Kediri. “Sesuai Inpres Nomor 3 Tahun 2022, tahun depan ditargetkan semua kelurahan telah menjadi kampung keluarga berkualitas,” pungkas Toma.
Editor : Anwar Bahar Basalamah