Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Harga Sapi Naik, tapi Penjualan Daging Turun, Ini Penjelasan Disperindag Kota Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 27 Juni 2023 | 17:09 WIB
TRANSAKSI: Pedagang daging sapi melayani pembeli di lapaknya, Pasar Setonobetek, Kota Kediri.
TRANSAKSI: Pedagang daging sapi melayani pembeli di lapaknya, Pasar Setonobetek, Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Penjualan daging sapi mendekati Hari Raya Idul Adha menurun. Hal ini ditengarai selaras dengan terus naiknya harga ternak untuk kurban tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Wahyu Kusuwa Wardana melalui Kabid Perdagangan Rice Oryza Nusivera mengatakan, peningkatan harga daging sapi tercatat sejak Rabu (21/6) lalu. Memantau pergerakan harga di pasar, pihaknya survei tiap hari.

"Tetapi untuk kenaikannya belum signifikan. Jadi masih bisa dikendalikan," kata Riris, sapaan akrabnya.

Harga daging sapi, menurutnya, naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogram (kg). Sebelumnya tercatat di angka Rp 110 ribu per kg. Kenaikan diduga karena harga sapi yang secara umum naik jelang Idul Kurban. Sehingga, pedagang daging pun terdampak. Ikut menaikkan harga.

"Nanti setelahnya (Idul Adha, Red) kemungkinan turun. Karena daging sudah dibagi-bagikan," sambung Riris.

Selain daging sapi, kenaikan harga komoditas juga terjadi pada cabai merah keriting dan daging ayam broiler. Cabai merah keriting dibanderol Rp 28 ribu per kg. Sebelumnya Rp 22 ribu. Artinya, naik Rp 6 ribu dari pekan sebelumnya. Sementara daging ayam broiler yang sebelumnya Rp 34 ribu, kini Rp 36 ribu per kg. "Kalau Idul Adha kita nggak ada intervensi. Karena perubahan harganya tidak se-signifikan Idul Fitri," papar Riris.

Langkah antisipasi dengan mengintervensi pasar, menurut dia, biasanya dilakukan di momen Lebaran, Natal dan Tahun Baru (Nataru). Begitu pula dengan dampak kenaikan yang belum mencapai inflasi, Riris mengatakan, kondisi saat ini belum mengharuskan intervensi dari pemkot. Namun begitu, pihaknya terus memantau kondisi harga pasar.

Sementara itu, Enggar, pedagang daging sapi, mengakui, permintaan daging sapi mulai sepi di pasaran. Ia menduga, karena menurunnya daya beli. Itu dipicu transisi tahun ajaran baru saat ini. "Akhir-akhir ini sepi. Paling karena musim kelulusan ini loh. Harus mikir daftar ulang dulu," ujar pedagang di Pasar Setonobetek, Kota Kediri tersebut.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#disperindag #sapi #harga sapi #Penjualan Daging #daging #kota kediri