KEDIRI, JP Radar Kediri–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP jalur zonasi dimulai hari ini. Selain jarak rumah, rata-rata nilai rapor siswa akan menentukan apakah mereka lolos atau tidak. Karenanya, sebelum mendaftar siswa bisa mencermati rentang nilai yang masuk atau hasil PPDB tahun lalu di sekolah.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Ibnu Qoyyim mengungkapkan, nilai rata-rata rapor siswa akan menentukan apakah mereka bisa diterima di sekolah yang dituju atau tidak. Karenanya, Ibnu meminta siswa untuk jeli melihat rentang nilai yang masuk di sekolah yang dituju. “Bagaimana peluangnya bisa ditimbang,” kata Ibnu.
Agar lebih aman, Ibnu meminta siswa untuk mendaftar di sembilan SMP negeri di Kota Kediri. Sesuai ketentuan, siswa memang bisa mendaftar di semua sekolah. Karena itu pula, anak-anak bisa memanfaatkan peluang tersebut.
Baca Juga: Ini Kekhawatiran Orang Tua Bus yang Terguling di Mojo
Nantinya, nilai anak-anak akan masuk ke dalam sistem PPDB. “Aplikasi dan jaringannya sudah kami siapkan,” terang Ibnu tentang persiapan PPDB jalur zonasi yang jadi pintu terakhir bagi anak-anak untuk memilih sekolah negeri tersebut.
Di dalam sistem PPDB, jelas Ibnu, rata-rata nilai rapor siswa akan bersaing dengan pendaftar lain di sekolah yang dimaksud. Jika nilai mereka kalah, otomatis akan turun ke pilihan kedua dan kembali bersaing dengan pendaftar lain di sana.
Jika di pilihan kedua ini kembali kalah, nilai siswa akan turun ke pilihan ketiga. Demikian seterusnya sampai nilai mereka bisa bersaing di pagu sekolah. Jika sampai pilihan ke sembilan tetap kalah bersaing, barulah siswa tidak bisa diterima di SMP negeri.
Baca Juga: Wow! Ini Jumlah Anggaran Proyek Pendukung Bandara Dhoho Kediri
Dikatakan Ibnu, dinas pendidikan sudah meminta operator di masing-masing sekolah untuk membantu siswa yang terkendala. Dengan cara demikian, dia berharap siswa bisa memanfaatkan waktu pendaftaran untuk memilih sekolah.
Untuk diketahui, jumlah lulusan SD negeri dan swasta di Kota Kediri mencapai 4.970 siswa. Padahal, pagu sembilan SMP negeri di Kota Kediri hanya 2.910 orang. Dengan asumsi semua lulusan berburu sekolah negeri, berarti ada 2.060 siswa yang terlempar ke sekolah swasta.
Berapa pagu yang tersisa di jalur zonasi? Ibnu mengaku tidak bisa memerinci. Dia hanya menyebut, pagu zonasi adalah pagu tiap sekolah setelah dikurangi jalur afirmasi, prestasi, dan inklusi. Siswa bisa mengunggah berkas pendaftaran di situs https://ppdb.kedirikota.go.id/.
Sementara itu, PPDB SMP negeri di Kabupaten Kediri untuk jalur afirmasi, pindah tugas, dan prestasi juga dimulai hari ini. Pendaftaran bahkan sudah dibuka sejak tadi malam. Sedangkan verifikasi baru akan dilakukan pagi ini. Nilai rapor pendaftar jadi salah satu poin yang akan diawasi oleh operator.
Baca Juga: Ini Alasan Manajemen Persik Kediri Merekrut Gunawan Dwi Cahyo
“Salah satu kerawanan biasanya terdapat ketidakcocokan nilai rapor dari calon peserta didik,” ujar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendikan Kabupaten Kediri Fadeli. Disdik menurutnya sudah menyiagakan operator di tiap sekolah untuk memverifikasi berkas.
Petugas yang sudah dibekali panduan dan prosedur itu harus memastikan tidak ada berkas yang keliru atau tidak sesuai dengan aslinya. Disdik menurut Fadeli juga mengecek jarak rumah pendaftar dengan sekolah tujuan. Sebab, banyak ditemukan jarak yang tertera di Google Maps tidak sesuai dengan aslinya.
“Jarak rumah harus benar-benar sesuai dengan yang tertera pada kartu keluarga (KK). Kadang diubah jaraknya biar lebih dekat,” lanjut Fadeli.
Dia menegaskan, pendaftaran dapat dilakukan di mana saja karena berbasis daring. Meski demikian, untuk proses verifikasi, calon peserta didik harus datang ke SMP negeri terdekat dari tempat tinggal masing-masing.
Di sana operator akan memverifikasi kelengkapan berkas pendaftaran. “Sejak awal Mei kami sudah mulai sosialisasi dan lakukan pembekalan terhadap admin setiap sekolah,” jelasnya.
Untuk diketahui, di Kabupaten Kediri sedianya PPDB tahap pertama dibuka Senin (26/6) hingga Rabu (28/6). Namun, pendaftaran dipersingkat dua hari atau hanya Senin-Selasa karena adanya cuti bersama dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Nasabah PT Woori Finance Tbk Dibui karena Gelapkan Mobil, Manajemen Ambil Langkah Hukum soal Objek Fidusia
Meski demikian, Fadeli mengimbau masyarakat tak perlu khawatir karena pendaftaran dilakukan secara online. “Verifikasi akan dilakukan dari pukul 08.00 hingga pukul 14.00, kami lakukan penambahan karena menyiasati adanya cuti bersama,” tandas Fadeli.