Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pencari PIN PPDB SMA/SMK Kota Kediri Ada 18 Ribu, Ternyata Cuma Segini Pagu yang Diperebutkan

Andhika Attar Anindita • Jumat, 23 Juni 2023 | 17:34 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

KEDIRI, JP Radar Kediri–Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap I akan diumumkan hari ini. Ada 3.128 siswa yang mendapat sekolah lewat jalur afirmasi siswa miskin, jalur mutasi orang tua, dan prestasi lomba. Di luar mereka, masih ada 14.711 siswa di Kediri Raya yang harus berjuang untuk berebut 8.820 pagu di 31 SMA/SMK Kota dan Kabupaten Kediri.

Dengan banyaknya jumlah siswa yang belum mendapat sekolah, pagu puluhan sekolah di Kediri Raya itu dipastikan akan diperebutkan oleh belasan ribu pendaftar. Sebanyak 5.891 siswa di antaranya dipastikan akan terlempar ke sekolah swasta. Terutama jika mereka kalah bersaing dalam PPDB tahap II, III, IV, dan V yang berlangsung hingga Juli nanti.

Di saat yang sama, persaingan bisa semakin ketat karena pengambilan PIN untuk calon pendaftar juga bisa dilakukan hingga Juli nanti. Menyikapi persaingan yang ketat tersebut, siswa yang tidak lolos di PPDB tahap I mulai adu strategi agar peluang mereka diterima di PPDB tahap selanjutnya lebih besar.

Baca Juga: Ini Kekhawatiran Orang Tua Bus yang Terguling di Mojo

Azrina, siswa asal Kecamatan Mojo mengaku mantap mendaftar di jalur prestasi akademik SMKN 1 Kediri. “Saya pilih jalur prestasi akademik karena jalur ini tidak melihat jarak domisili dengan sekolah,” tutur gadis yang mendaftar di jalur afirmasi itu. Meski pengumuman baru keluar siang ini, dia menyadari peluangnya kecil di jalur khusus siswa miskin itu.

Selain siswa yang menyiapkan strategi, agaknya sekolah juga memberi beberapa alternatif kepada siswa sesuai potensi mereka. Apalagi, masih banyak orang tua dan siswa yang bingung saat memilih jalur. “Sekolah juga melakukan pemetaan keinginan dan kemampuan siswa untuk mempermudah proses pendaftaran,” ujar Miftahudin Ashar, guru bimbingan konseling SMPN 5 Kediri.

Sekolah, lanjut Ashar, juga Sudha mengimbau siswa untuk rasional dalam menilai kapasitas diri. Selanjutnya, mereka bisa memilih sekolah sesuai kapasitasnya. “Kadang ada anak yang milih sekolah karena teman-temannya juga ke sana. Padahal rumahnya jauh dari sekolah itu. Kalau seperti itu kita sarankan ke sekolah yang sekiranya peluangnya (berdasarkan jarak domisili, Red) lebih besar,” papar Ashar.

Baca Juga: Wow! Ini Jumlah Anggaran Proyek Pendukung Bandara Dhoho Kediri

Khusus untuk jalur akademik, menurut Ashar siswa bisa melihat rentang nilai di sekolah yang dituju pada PPDB tahun lalu. Demikian pula dengan rentang nilai siswa yang masuk di PPDB tahun ini. “Saya sarankan mendaftar di hari kedua,” urainya sembari menyebut siswa bisa memilih tiga sekolah sesuai kemampuan siswa.

Untuk diketahui, di PPDB tahap II yang dimulai Sabtu (24/6) nanti, ada jalur prestasi nilai akademik SMA. Sedangkan jalur zonasi SMK di PPDB tahap III dibuka pada 27-28 Juni nanti. Dua jalur ini bisa dimanfaatkan oleh siswa agar peluangnya untuk mendapat bangku di sekolah yang diincar bisa lebih besar lagi.

Sementara itu, selain PPDB SMA/SMK, PPDB SMP di Kabupaten Kediri yang dimulai Senin (26/6) nanti juga akan diwarnai persaingan yang tak kalah sengit. Siswa akan memperebutkan pagu 14.318 bangku di 52 SMP negeri. Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Fadeli mengungkapkan, pendaftaran yang sedianya dibuka tiga hari dipadatkan pada Senin (26/6) hingga Selasa (27/6) saja. “Menyesuaikan jadwal cuti bersama,” kata Fadeli.

Baca Juga: Arthur Irawan Ajak Pemain Persik Fokus Game per Game

Di PPDB tahap pertama, sekolah membuka tiga jalur. Yakni,
jalur prestasi, afirmasi, dan pindah tugas orang tua. Meski waktu pendaftaran jalur tersebut dipadatkan, Fadeli mengimbau masyarakat tidak perlu terlalu khawatir berlebihan. Sebab, mereka bisa mendaftar secara online. “Verifikasi berkas akan kami lakukan sampai menjelang sore hari untuk mengganti hari ketiga (yang dibatalkan, Red),” lanjut Fadeli.
Seperti diberitakan, PPDB di Kabupaten Kediri akan dibagi menjadi empat zonasi. Yaitu, Zona Pare yang terdiri dari Kecamatan Pare, Kepung, Puncu, Kandangan, Gurah, Plosoklaten, dan Badas. Kemudian, Zona Papar yang terdiri dari Kecamatan Papar, Purwoasri, Plemahan, Kunjang, Pagu, dan Kayenkidul.

Ada pula Zona Ngadiluwih yang terdiri dari Kecamatan Ngadiluwih, Kras, Kandat, Ringinrejo, Wates, dan Ngancar. Terakhir, Zona Grogol yang meliputi Kecamatan Grogol, Banyakan, Semen, Mojo, Tarokan, Gampengrejo, dan Ngasem.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ppdb sma/smk #ppdb #pagu #ppdb 2023 #kota kediri