Kisah Sepak Bola Melawan Sistem di Balik Sejarah Panjang Liverpool FC

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 12:36 WIB
Bagaimana Liverpool FC Tumbuh Menjadi Simbol Perlawanan Kota Melawan Sistem (official instagram Liverpool FC)
Bagaimana Liverpool FC Tumbuh Menjadi Simbol Perlawanan Kota Melawan Sistem (official instagram Liverpool FC)

JP Radar Kediri - Sepak bola  bagi masyarakat Liverpool bukanlah sekadar hiburan akhir pekan, melainkan detak jantung dan identitas utama warga kota pelabuhan ini yang telah lama mengakar sebagai simbol perlawanan terhadap sistem yang menindas.

Baca Juga: Gol Tendangan Bebas Spektakuler Dominic Szoboszlai Menangkan Liverpool Atas Arsenal

Akar Kelas Pekerja dan Filosofi Shankly

Sejak didirikan pada tahun 1892, Liverpool FC terus tumbuh berdampingan dengan keringat para pekerja galangan kapal dan pabrik, namun fondasi perlawanan yang sesungguhnya baru benar-benar terbentuk pada era manager legendaris Billi Shankly di tahun 1960-an melalui etos kerja kolektif yang berakar kuat pada sosialisme kerakyatan.

Bagi Shankly, sosialisme bukan sekadar urusan politik melainkan soal cara hidup dan nilai kemanusiaan, filosofi ini sukses menyatukan tim dan suporter menjajdi satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Dikucilkan oleh Negara: Era Managed Decline

Puncak ketegangan antara kota Liverpool dan pemerintah pusat memanas pada akhir 1970-an hingga 1980-an di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Margaret Thatcher, di mana gelombang deindustrialisasi membuat tingkat pengangguran melonjak drastis.

Situasi tersebut makin memperdalam luka warga setelah terungkapnya dokumen rahasia kabinet Thatcher tahun 1981, yang kemudian dibuka oleh National Archives UK pada 2011.

Dokumen itu memperlihatkan siasat kejam pemerintah pusat dengan adanya strategi managd decline atau "penurunan terencana", yaitu kebijakan yang pada dasarnya membiarkan ekonomi Liverpool melemah secara perlahan tanpa intervensi serius dari pemerintah. Jadi tak heran, banyak warga Liverpool merasa dipinggirkan, seolah sengaja diterlantarkan oleh negara mereka sendiri.

Baca Juga: Here We Go! Liverpool Dapatkan Striker Tajam yang Bisa Ubah Peta Persaingan Liga Inggris

Panggung Balas Dendam: Dominasi di Eropa

Di tengah keterpurukan ekonomi dan kemiskinan yang melanda kota Liverpool, sepak bola kemudian hadir sebagai salah satu bentuk perlawanan yang paling nyata bagi warganya. Pada era 1970-an hingga 1980-an, justru Liverpool FC tampil dominan dengan menorehkan banyak prestasi di kompetisi Inggris maupun Eropa.

Deretan kemenangan di bawah asuhan tangan dingin Bob Paisley hingga Kenny Dalgish akhirnya menjadi corong utama bagi warga Scoursers untuk meneriakkan eksistensi mereka kepada penguasa di London, membuktikan bahwa meskipun kota mereka dimiskinkan, semangat dan kebanggaan mereka tidak akan pernah bisa dikalahkan.

Penulis adalah Ragil Arya Kusuma, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
Liverpool FC sepak bola inggris sejarah