Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Songkran, Tradisi Tahun Baru Thailand yang Diakui UNESCO dan Jadi Festival Air Terbesar Dunia

Khansa Dhiya Ramadhania • Selasa, 14 April 2026 | 14:22 WIB
Festival Songkran Thailand
Festival Songkran Thailand

JP Radar Kediri – Perayaan Tahun Baru tradisional Thailand, Songkran, kembali menarik perhatian dunia sebagai salah satu festival budaya paling meriah di Asia Tenggara.

Dikenal luas sebagai “festival air terbesar di dunia” Songkran tidak hanya menghadirkan kemeriahan perang air di jalanan, tetapi juga sarat makna spiritual dan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Festival ini umumnya berlangsung setiap tanggal 13 hingga 15 April dan menandai pergantian tahun dalam kalender tradisional Thailand.

UNESCO secara resmi menetapkan Songkran sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada tahun 2023, menegaskan nilai pentingnya dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Thailand.

Berdasarkan keterangan dari UNESCO, Songkran bukan sekadar festival air, tetapi merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Thailand yang sarat dengan nilai sosial dan budaya.

Baca Juga: Tradisi Kamis Putih di Berbagai Negara, Dari Maundy Money hingga Tradisi Unik Lainnya

Perayaan ini mencerminkan hubungan erat antara manusia, keluarga, dan kepercayaan spiritual.

Beberapa tradisi utama dalam Songkran meliputi kegiatan keagamaan seperti mengunjungi kuil, memberikan persembahan kepada biksu, serta membersihkan patung Buddha dengan air sebagai simbol penyucian.

Selain itu, masyarakat juga melakukan tradisi menyiram air ke tangan orang tua atau sesepuh sebagai bentuk penghormatan dan permohonan doa restu.

Air menjadi elemen utama dalam Songkran karena melambangkan pembersihan diri dari hal-hal buruk di masa lalu.

Ritual ini dipercaya dapat membawa keberuntungan dan harapan baru di tahun yang akan datang.

Baca Juga: Perayaan April Mop di Berbagai Negara: Dari Tempel Ikan hingga Lempar Tepung

Seiring waktu, tradisi menyiram air tersebut berkembang menjadi kegiatan yang lebih meriah. Masyarakat turun ke jalan dan saling menyiram air menggunakan ember, selang, hingga pistol air.

Inilah yang kemudian menjadikan Songkran dikenal secara global sebagai festival air terbesar di dunia.

Popularitas Songkran tidak hanya terbatas di Thailand, tetapi juga menarik perhatian wisatawan internasional.

Festival ini menjadi daya tarik utama karena menghadirkan pengalaman budaya yang unik dan interaktif.

Meski telah berkembang menjadi perayaan modern yang meriah, esensi Songkran tetap dipertahankan.

Nilai kebersamaan, penghormatan terhadap orang tua, serta semangat memulai kehidupan baru tetap menjadi inti dari perayaan ini.

Baca Juga: Lebaran di Timur Tengah Tak Semeriah di Indonesia? Begini Faktanya

Pengakuan dari UNESCO semakin memperkuat posisi Songkran sebagai warisan budaya yang penting untuk dilestarikan.

Festival ini tidak hanya menjadi identitas nasional Thailand, tetapi juga simbol kekayaan budaya dunia.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Festival Air Thailand #Tahun Baru Thailand #Warisan Budaya UNESCO #Budaya Thailand #Songkran