Gempa 6,9 SR Guncang Filipina, 20 Tewas dan Puluhan Luka-Luka
Jauhar Yohanis• Rabu, 1 Oktober 2025 | 23:59 WIB
Rekaman cctv warga. Suasana saat gempa di Filipina
JP Radar Kediri – Gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,9 skala Richter mengguncang Filipina pada Rabu (1/10) dini hari waktu setempat. Gempa berpusat di lepas pantai Pulau Cebu sekitar pukul 22.00 malam sebelumnya.
Guncangan hebat itu memicu kepanikan. Warga berhamburan keluar rumah, sebagian saling berpelukan sambil menahan rasa takut. “Guncangannya lebih dari 10 detik,” ujar salah satu warga setempat.
Laporan awal menyebutkan sedikitnya 20 orang meninggal dunia dan 37 lainnya luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Empat gedung dilaporkan ambruk, tiga kantor pemerintah rusak, enam jembatan serta satu ruas jalan utama tidak bisa dilalui.
Menurut pakar seismologi, gempa ini tergolong dangkal karena hanya berada di kedalaman 10 kilometer. Getaran dangkal dikenal menimbulkan kerusakan lebih parah. “Kedalaman yang dangkal membuat efek guncangan terasa sangat kuat,” kata seorang peneliti yang dikutip CBC News.
Meski berpusat di laut, otoritas memastikan tidak ada tsunami. Hanya saja, jutaan orang merasakan guncangan, termasuk dua juta penduduk yang melaporkan getaran sangat kuat.
Menariknya, gempa kali ini terjadi bukan pada jalur sesar yang biasanya aktif di wilayah tersebut. Diduga ada sesar baru yang belum dipetakan. “Ini bisa menjadi indikasi patahan lain yang belum pernah tercatat sebelumnya,” ujar seorang ahli.
Sejumlah aftershock atau gempa susulan juga terdeteksi setelah gempa utama. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjauhi bangunan yang berpotensi roboh.