JP Radar Kediri – Badan Manajemen Bencana dan Darurat Turki mengabarkan bahwa gempat bumi berkekuatan 5,8 magnitudo telah mengguncang wilayah marmaris, barat daya Turki pada Selasa (3/6) kemarin.
Gempa yang terjadi sekitar pukul 02.10 pagi waktu Turki itu berasal dari lepas pantai marmaris, 10 kilometer dari bibir pantai dengan kedalaman 67,9 kilometer. Sejumlah wilayah seperti Aydin, manisa, Izmir, Denizli, dan Antalya dikabarkan terdampak gempa berkekuatan 5,8 magnitudo itu.
Gempa tersebut turut dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Provinsi Mugla, yang berada tidak jauh dari titik gempa.
Tidak ada laporan yang masuk terkait hancurnya bangunan di kawasan terdampak. Namun, sebanyak 70 warga dikabarkan mengalami luka-luka, dan satu diantaranya meninggal dunia.
inBaca Juga: Korea Selatan Punya Presiden Baru, Lee Jae-myung Janji Bangkitkan Demokrasi
Kepanikan yang dirasakan oleh masyarakat akibat guncangan membuat mereka diserang rasa panik hingga akhirnya berdesak-desakkan untuk segera mencari tempat berlindung.
Perisitiwa tersebut menewaskan satu orang remaja perempuan yang berusia 14 tahun. Korban meninggal dunia dikarenakan panic attack yang dimilikinya kambuh saat melihat situasi kacau itu.
Korban sempat dularikan ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Namun, nyawa korban tetap tidak tertolong.
Puluhan orang yang mengalami luka-luka tersebut beberapa diantaranya mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian dan di rumah sakit terdekat.
Tidak hanya sejumlah wilayah yang terdampak, guncangan dari gempat juga dirasakan di kawasan Yunani dan Mesir.
Dalam keterangan tertulis, Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, mengatakan bahwa ada sebanyak 2.257 orang dan 184 mahasiswa yang merupakan WNI berada di Mugla. Sampai saat ini, belum ada laporan yang masuk terkait WNI yang menjadi korban gempa tersebut.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi para WNI yang berada di wilayah terdampak.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira