JP Radar Kediri - Ketegangan antara China dan Taiwan terus meningkat, Beijing dalam waktu dekat dikabarkan memiliki berbagai strategi untuk mengambil alih Taiwan tanpa harus melakukan invasi militer secara langsung.
Presiden China, Xi Jinping, telah menyatakan bahwa penyatuan kembali Taiwan dengan China daratan adalah tujuan utama pemerintahannya, dan berbagai langkah telah diambil untuk mewujudkan hal tersebut.
China memiliki beberapa opsi dalam upayanya untuk mengendalikan Taiwan. Salah satu strategi yang disebutkan oleh para analis adalah karantina ekonomi dan militer, yang bertujuan untuk memutus akses Taiwan ke dunia luar tanpa harus melakukan serangan langsung. Dengan menggunakan Penjaga Pantai China serta badan polisi dan keselamatan maritim, Beijing dapat membatasi akses ke pelabuhan dan menghentikan pasokan vital seperti energi dan bahan pangan.
Selain itu, China juga dapat menggunakan perang ekonomi dan dunia maya sebagai alat untuk melemahkan Taiwan secara bertahap. Serangan siber terhadap infrastruktur penting, kampanye disinformasi, serta tekanan ekonomi dapat menjadi cara efektif untuk mengendalikan Taiwan tanpa harus mengangkat senjata.
Taiwan telah meningkatkan kesiapan militernya dan melakukan latihan perang untuk menghadapi kemungkinan serangan dari China. Pemerintah Taiwan juga berusaha memperkuat hubungan dengan negara-negara demokratis seperti Amerika Serikat dan Jepang untuk mendapatkan dukungan dalam menghadapi tekanan dari Beijing.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira