JP Radar Kediri - Perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina telah membawa ketakutan besar pada ekonomi global.
Presiden Trump yang memulai perang dagang berawal dari menaikkan tarif mayoritas rival dagang dunia pada Amerika Serikat. Namun, saat ini, Trump malah mengatakan harapan akan Cina untuk menurunkan tarif barang kepada Amerika Serikat. Jika Cina mengalah terlebih dahulu, Trump mempertimbangkan untuk menurunkan tarif fantastis yang diberikan Amerika kepada Cina juga.
Beberapa pihak termasuk US Court of International Trade yang terletak di New York telah mengatakan bahwa tindakan Trump saat ini sudah mengacak-acak konstitusi dan membawa kekacauan ekonomi pada Amerika.
Pengacara Negara Bagian Arizona Kris Mayer bahkan mengatakan, “Tarif mengerikan yang diberi Presiden trump bukan hanya sebuah kecerobohan ekonomi, tapi juga sangat tidak sesuai dengan hukum yang ada. Arizona tidak bisa mengikuti kebijakan tarif Presiden Trump yang sangat besar biayanya. Lagipula, mau cara apa pun yang dilakukan White House, tarif tetap pajak yang nantinya juga akan berimbas pada masyarakat Arizona.”
Di sisi lain, Trump masih berharap Washington dan Beijing bisa menurunkan ketegangan yang ada. Karena, kasus ini telah menimbulkan efek pada embargo dagang dunia karena membawa dua dominasi ekonomi terbesar di dunia (Cina dan Amerika) dalam ketegangan tinggi.
Juru Bicara Menteri Luar Negeri Cina Guo Jiakun menuturkan pada hari Rabu (23/4) bahwa Cina sebenarnya juga tidak berminat untuk masuk dalam perang dagang ini.
Namun, Cina pun tidak takut menghadapi ketegangan yang ada. Ekonomi Cina akan melawan apapun yang Trump katakan dan melakukan pembalasan lebih jika diperlukan.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira