JP Radar Kediri- Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik dikabarkan meninggal dunia pada Senin (21/4) Pukul 07.35 waktu Vatikan.
Lewat Kardinal Kevin Ferell, camerlengo Vatikan menggumumkan kematian Paus Fransiskus Tersebut.
Berita duka tersebut segera diiringi dentang lonceng kematian dari Basilika Santo Petrus.
Di Lapangan Santo Petrus, umat yang hadir menundukkan kepala dalam keheningan doa, sementara bendera Vatikan dikibarkan setengah tiang sebagai simbol duka mendalam.
Setelah Paus meninggal proses selanjutnya yang akan dilakukan Vatikan adalah pemilihan Paus baru lewat konklaf.
Apa Itu Konklaf?
Konklaf adalah mekanisme tertutup yang digunakan untuk memilih Paus baru dalam Gereja Katolik, di mana hanya para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun yang boleh ikut serta.
Kata "konklaf" sendiri berasal dari bahasa Latin cum clave, yang berarti "dengan kunci", karena para kardinal secara harfiah dikunci di dalam sebuah tempat khusus hingga tercapai keputusan bersama.
Sebanyak 120 kardinal akan ikut dalam prosesi konklaf untuk memilih paus baru. Mereka datang dari bebagai negara untuk memilih Paus baru.
Proses Konklaf
Sebelum seorang Kardinal sah menjadi seorang Paus baru, ada beberapa prosesi yang dilakukan untuk memilih Paus baru, diantaranya:
1. Kedatangan Kardinal
Para kardinal dari seluruh dunia berkumpul di Roma dan mengikuti misa khusus untuk memohon bimbingan Roh Kudus sebelum pemilihan Paus.
2. Menuju Kapel Sistina
Mereka mengenakan jubah merah dan berjalan menuju Kapel Sistina, diiringi doa-doa khusus.
3. Sumpah Kerahasiaan
Di dalam kapel, para kardinal bersumpah menjaga kerahasiaan proses pemilihan dan dilarang membawa alat elektronik.
4. Pengosongan Ruangan
Setelah sumpah, semua orang selain kardinal diminta keluar. Pintu kapel ditutup rapat.
5. Pemungutan Suara
Setiap kardinal menulis nama pilihannya di surat suara dan memasukkannya ke dalam wadah di altar.
6. Jadwal Voting
Hari pertama hanya satu voting, selanjutnya empat kali voting per hari hingga ada hasil.
7. Asap Tanda Hasil
Asap hitam berarti belum terpilih, asap putih dan dentang lonceng menandakan Paus telah terpilih.
8. Penerimaan dan Nama Paus
Kandidat terpilih diminta menerima jabatan dan memilih nama Paus baru, lalu berganti jubah putih.
9. Pengumuman ke Publik
Kardinal senior mengumumkan “Habemus Papam!” dari balkon Basilika Santo Petrus.
10. Pelantikan Paus
Paus baru memberikan berkat pertama dan menjalani pelantikan resmi beberapa hari setelah pemilihan.
Itulah tadi tahap-tahap yang dilakukan oleh gereja Katolik untuk memilih Paus baru.
Penulis: Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira