KEDIRI, JP Radar Kediri- Kasus kerusuhan yang diduga ulah oknum perguruan di Desa Sukoanyar, Mojo pada Senin dini hari (9/3) menjadi atensi pihak kepolisian.
Terlebih, salah satu korbannya merupakan ibu rumah tangga yang tengah hamil tujuh bulan. Kronologi kerusuhan tersebut bermula sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Saat itu ada rombongan pemuda yang melakukan ronda sahur di Jalan Raya Mojo. Setibanya di depan SD Sukoanyar mereka berpapasan dengan korban Lk dan An yang merupakan suami istri.
An yang dalam kondisi hamil 7 bulan itu sedang duduk di teras rumah. Namun tiba-tiba rombongan meneriaki Lk, suaminya dengan kata-kata umpatan. Mereka awalnya hanya melintas. Lalu, tiba-tiba berhenti dan merangsek masuk ke rumah.
Baca Juga: Polisi Bekuk Empat Tersangka Pengeroyokan Banyakan Kediri, Terindikasi Anggota Perguruan Silat
Para pemuda itu disebut melakukan tindakan kekerasan yang menyasar ke keluarga tersebut. Baik kepada Lk dan An maupun orang tua serta saudaranya.
“Mereka dipukuli, didorong hingga jatuh, kemudian ditendang,” ujar narasumber yang enggan namanya dikorankan.
Selesai kejadian tersebut pelaku melanjutkan kisruh dengan rombongan lain di lokasi yang sama. Selanjutnya mereka kabur. Masing-masing pecah dari kelompok rombongan ronda sahur.
Di lain sisi, ada yang menyebut bahwa peristiwa yang terjadi di wilayah Mojo ini merupakan rangkaian peristiwa salah sasaran di Kelurahan Mrican, Mojoroto.
Ya, sebelumnya pelaku melakukan kekerasan kepada orang salah sasaran di wilayah Mrican. Korban pun mengalami luka fisik. Kemudian pelaku melarikan diri ke arah selatan untuk mengumpulkan masa.
Baca Juga: Gara-gara Makian Ini Membuat Lima Pemuda Kediri Ini Jadi Tersangka Pengeroyokan
“Awalnya itu di Mrican, kemudian lari ke arah selatan (Mojo, Red). Tapi dari wilayah perbatasan sudah dilakukan penyekatan oleh pihak kepolisian. Sehingga dipastikan tidak ada yang bisa masuk,” bebernya.
Sementara itu, Satreskrim Polres Kediri Kota melakukan pendalaman terkait kasus korban salah sasaran oleh rombongan pemuda di Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo.
“Iya sudah ada laporan masuk tadi malam,” ujar Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata.
Dia membenarkan jika pihaknya telah mendapatkan laporan adanya kekerasan yang menimpa warga di Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo. Yang dilakukan rombongan pemuda.
Baca Juga: Update Kasus Pengeroyokan Mojo Kediri! Tak Cukup Lima, Polisi Buru Terduga Pelaku Tambahan
Ditanya terkait pelaku, bapak dari dua anak itu menyebut masih dalam proses pengungkapan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mendengarkan keterangan dari saksi juga alat bukti yang ada.
“Belum (pelaku belum diamankan Polisi, Red). Mohon doanya semoga segera terungkap,” tegas Syarif.
1Kini kasus tersebut sudah ditangani oleh kepolisian. Proses hukum pun akan terus berlanjut.
Editor : Andhika Attar Anindita