JP Radar Kediri - Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto kemarin mendatangi SPPG Polres Kediri Kota 1 di Jl Mayor Bismo. Kedatangan Kresno dan tim dilakukan untuk mengecek tahapan penyiapan makanan untuk ribuan pelajar setiap harinya.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, pengecekan dilakukan secara menyeluruh. Mulai alur masuk bahan baku, proses memasak, hingga kebersihan lingkungan SPPG. “Ini (pengecekan) kami lakukan untuk meyakinkan bahwa makanan yang didistribusikan kepada para siswa atau penerima manfaat benar-benar steril dan jauh dari segala permasalahan,” ujar pria yang akrab disapa Wisnu itu.
Baca Juga: Menko Pangan Beri Kuliah Tamu di Uniska, Zulhas: SPPG yang Lalai Hentikan Saja
Berdasar pengamatan lapangan kemarin, operasional SPPG di Kelurahan Semampir, Kota Kediri itu dinilai sudah sesuai prosedur. Mulai dari aspek kebersihan, waktu pemasakan, proses pendinginan hingga pendistribusian.
“Untuk mengantisipasi adanya keracunan (MBG), pengawasan khusus juga dilakukan oleh internal Polri melalui pengecekan berkala oleh Seksi Dokkes Polres dan pengawasan harian oleh Seksi Propam Polres,” lanjutnya.
Baca Juga: BGN Hentikan Operasional SPPG Blaru, Badas: Ini yang Dilakukan Satgas MBG Kabupaten Kediri
Bagi penerima, Wisnu juga meminta mereka untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Di antaranya dengan mencuci tangan sebelum makan. “Juga harus disiplin mematuhi batas waktu konsumsi yang tertera pada kemasan MBG. Makanan juga dilarang dibawa pulang untuk dikonsumsi di rumah. Di luar batas waktu yang ditentukan,” terangnya kepada 1.522 sasaran yang tersebar di 12 sekolah itu.
Tak hanya mengecek proses penyiapan MBG, dalam kesempatan kemarin Wisnu dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Kediri Kota Aie Wisnu juga mengonsumsi MBG porsi besar. Adapun Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko bersama istri mencoba MBG untuk pendamping air susu ibu (ASI).
Baca Juga: Puluhan Siswa di Badas Kediri Diduga Keracunan MBG, Begini Dalih Kepala SPPG
“Jika ada indikasi tertentu, distribusi akan ditahan sementara. Termasuk jika harus menunggu hasil uji arsenik yang memakan waktu sekitar sepuluh menit. Tetap kami tunggu hingga dipastikan negatif,” sambung Kepala SPPG Polres Kediri Kota 1 Anastasyia Sukma Kundhalini yang kemarin mendampingi rombongan.
Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri