KEDIRI, JP Radar Kediri - Polres Kediri Kota menerima kunjungan kerja dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri di Ruang Kerja Kapolres, Selasa (15/9). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah diskusi strategis terkait isu pertanahan dan tata ruang di wilayah Kediri.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto dan jajaran. Sementara itu, jajaran BPN Kota Kediri dipimpin oleh Kepala Kantor Pertanahan Junaedi S. Hutasoit, S.T., QRMP.
Baca Juga: Semarak Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Pameran Disini!
Selain sebagai perkenalan jajaran BPN Kota Kediri, pertemuan ini membahas sejumlah isu mendesak. Seperti mekanisme tanah pengganti untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) serta alokasi penggantian ruang terbuka hijau atas penataan kawasan perkotaan.
Isu krusial lain yang mengemuka adalah perkembangan Bandara Dhoho Kediri yang diproyeksikan menjadi embarkasi haji. Pengoperasian Bandara Dhoho sebagai embarkasi haji dinilai sangat efisien karena mampu memangkas biaya hingga Rp 16 juta per penerbangan.
Baca Juga: Polda Jatim Supervisi ke Polres Kediri Kota, Soroti Pengamanan Mako hingga Etika Media Sosial
Di sisi lain, BPN turut menyoroti potensi sengketa lahan akibat sertifikat lama penerbitan sebelum tahun 1997 yang belum terpetakan secara digital. Situasi ini berisiko memunculkan sertifikat ganda jika lahan dibiarkan kosong. Seperti kasus yang pernah terjadi di Tulungagung.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri