JP Radar Kediri – Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih.
Seorang pria berinisial WHP, 44, warga setempat, diamankan polisi setelah diduga mencuri etalase berisi rokok dan sejumlah barang dagangan dari sebuah toko.
Aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu (5/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, korban Endang Purwati, 57, berada di dalam rumah yang sekaligus menjadi lokasi toko di Dusun Purwoharjo, Desa Purwokerto.
Korban yang sedang berada di ruang tamu kemudian mendapat informasi adanya tabung gas yang berada di jalan.
Setelah mengecek kondisi toko, korban mendapati dua tabung gas elpiji 3 kilogram dan sebuah etalase kaca berisi berbagai macam rokok serta barang dagangan lainnya telah hilang.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta dan selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ngadiluwih,” ujar Kapolsek Ngadiluwih AKP Budi Winariyanto.
Penyelidikan kemudian dilakukan petugas dengan mengumpulkan informasi di sekitar lokasi kejadian.
Petugas lantas melakukan pengecekan dan menemukan etalase kecil milik korban disimpan di dalam kamar rumah terduga pelaku.
Polisi kemudian mengamankan WHP beserta sejumlah barang bukti. Di antaranya satu etalase kaca, dua tabung gas elpiji 3 kilogram, serta puluhan bungkus rokok berbagai merek.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang dagangan lain seperti minyak angin, obat mata, lem, silet, staples, pewangi rambut, bedak bayi dan kapur semut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga mengambil barang dagangan tersebut saat pemilik toko berada di dalam rumah. “Etalase yang berada di bagian depan rumah turut diambil bersama barang-barang yang tersimpan di dalamnya,” jelasnya.
Atas perbuatannya, Wawan kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menjeratnya dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
"Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut," ujarnya. (sad)
Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri