KEDIRI, JP Radar Kediri – Aksi ugal-ugalan sekelompok remaja yang melakukan konvoi di jalanan meresahkan warga kota. Tak hanya berpotensi menyebabkan perkelahian, aktivitas tersebut juga mengganggu waktu istirahat. Sebab, berlangsung pada malam hari ketika mayoritas warga tengah terlelap.
“Sudah dua Minggu ini mereka (gerombolan remaja yang berkonvoi, Red) memadati simpat empat (Rumah Sakit Baptis). Teriak-teriak sambil menggeber-geber kendaraan,” keluh Heru, 48, warga Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren.
Menurut Heru, warga sekitar lokasi sangat resah. Selain bising juga bisa memicu tindakan kriminalitas. Baik itu perkelahian maupun pencurian.
Baca Juga: Polisi Larang Takbir Keliling Gunakan Sound Horeg Lintas Desa di Kediri, Nekat Konvoi Bakal Sanksi
Apalagi peserta konvoi mayoritas remaja. Fase usia yang sedang mencari jati diri. Seringkali mereka hanya menuruti ego tanpa memperhatikan keselamatan.
“Bisa jadi lautan manusia kalau ramai. Saya khawatirkan itu kan juga dekat rumah sakit. Kalau ada yang darurat dan jalan dipenuhi bagaimana mereka melintas,” bebernya.
Dhea, 28, warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren juga merasakan hal sama. Dia cukup menyayangkan kegiatan anak-anak muda yang kurang bermanfaat itu.
Baca Juga: Satlantas Larang Konvoi Sahur on the Road, Ini Yang Akan Dilakukan Polisi
“Saya juga mempertanyakan kenapa di Kota Kediri masih banyak remaja seperti itu. Harusnya istirahat dan fokus sekolah. Eh, malam hari justru digunakan untuk hal seperti itu,” tandasnya.
Dia pun khawatir ketika harus pulang kerja dari shift malam. Sebab terkadang tindakan mereka dilakukan tanpa berpikir terlebih dahulu. “Kadang takut pasti ada. Apalagi saat pulang malam. Takut salah sasaran saja,” ungkapnya.
Sebelumnya, di media sosial ramai diperbincangkan video segerombolan pemuda yang melakukan konvoi di simpang empat RS Baptis. Selain menganggu pengguna jalan, tindakan mereka juga membuat warga sekitar resah. Pasalnya, kegiatan itu dilakukan tengah malam saat masyarakat sedang beristirahat.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, keberadaan konvoi tengah malam sudah bukan hal baru. Hanya saja lokasi yang digunakan untuk tempat berkumpul berpindah-pindah.
Baca Juga: Konvoi Sepeda Motor Bikin Resah Warga
Sementara, polisi membenarkan hal itu. Namun, pihak keamanan sudah bertindak reaktif dan antisipatif. Yaitu menggelar patroli di titik-titik rawan.
Selain itu, mereka berharap para orang tua (ortu) lebih care pada anak-anaknya. Ikut mengawasi aktivitas sang anak.
“Kami mengimbau agar orang tua ikut mengawasi anaknya. Itu dengan memastikan pukul 22.00 sudah berada di rumah,” ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto melalui Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi.
Baca Juga: Hendak Beli Makan, Pemuda Mojo Kediri Ini jutru Jadi Korban Pengeroyokan Rombongan Konvoi
Tak hanya itu, orang tua juga diharapkan memiliki komunikasi yang baik dengan anak. Sehingga tau kemana perginya, dengan siapa hingga alasan kenapa anak terlambat pulang ke rumah.
“Jangan biarkan anak sampai terlibat aksi yang dapat menganggu ketertiban umum,” pungkasnya sembari menyebut mayoritas pelaku adalah anak di usia sekolah.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri