KEDIRI, JP Radar Kediri – Suasana Lapas Kelas IIA Kediri terasa berbeda pada Selasa tengah malam (14/7). Tidak seperti biasanya, pengamanan pun menjadi lebih ketat. Usut punya usut, ternyata ada sepuluh orang napi yang dilayar alias dipindahkan.
Proses pemindahan tersebut bahkan dilakukan menjelang tengah malam. Tak ayal, aktivitas itu baru selesai hingga berganti hari. Sepuluh warga binaan tersebut dipindah ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan. Kepala Lapas Kelas IIA Kediri Gatot Tri Rahardjo sendiri yang memimpin pemindahan itu.
“Proses pemindahan juga mendapat dukungan pengamanan dari personel Satbrimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor Polda Jawa Timur,” ujarnya.
Baca Juga: Lapas Kelas IIA Kediri Mutasi Napi ke Lapas Surabaya dan Bojonegoro
Gatot mengatakan ada alasan tersendiri pihaknya melayar para narapidana tersebut tengah malam. Menurutnya, pemindahan ini dilakukan kepada warga binaan yang memiliki risiko tinggi. Diantaranya yaitu mereka yang memiliki vonis hukuman tinggi, memiliki riwayat pelanggaran, dan residivis.
Mengingat warga yang dipindahkan memiliki risiko tinggi, Lapas melakukan seluruh rangkaian kegiatan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Itu dengan mengedepankan aspek keamanan, ketelitian administrasi, dan pendekatan humanis.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah strategis Lapas Kelas IIA Kediri dalam mengatasi overcapacity dan overcrowded hunian. Juga sebagai upaya deteksi dini guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Baca Juga: Napi Kasus Percobaan Sodomi Teman Satu Sel di Lapas Kediri Resmi Dilayar ke Nusakambangan
“Melalui penataan hunian yang dilakukan secara terukur, Lapas Kediri berupaya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang lebih adaptif, humanis, dan berorientasi pada hasil pembinaan,” pungkasnya.
Editor : MahfudSumber : Radar Kediri