JP Radar Kediri – Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) menjadi titik dengan tingkat kepadatan arus lalu lintas tertinggi di Kabupaten Kediri selama masa libur panjang sekolah. Kondisi tersebut terpantau melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri.
Staf Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Kediri, Fauzy Wahyu Utomo, mengatakan kepadatan paling sering terjadi di kawasan SLG karena menjadi pusat aktivitas masyarakat, terutama saat akhir pekan.
"Menurut pantauan kami melalui ATCS, kepadatan memang paling banyak terjadi di kawasan Simpang Lima Gumul, terutama arus yang mengarah ke Kota Kediri," ujarnya saat ditemui di Kantor Dishub Kabupaten Kediri, Rabu (8/7).
Fauzy menjelaskan, sejumlah simpang di sekitar kawasan SLG yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan meliputi Simpang 4 Paron, Simpang 3 Pemda, hingga Simpang 3 Tepus. Pada hari Minggu, kawasan bundaran SLG dipadati masyarakat yang mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD).
Memasuki sore hari, kepadatan kembali terjadi karena aktivitas pedagang UMKM yang berjualan di sekitar kawasan SLG. Arus kendaraan pun meningkat di ruas jalan depan Kantor Dishub Kabupaten Kediri dan area sekitarnya.
"Kalau pagi ramai karena ada Car Free Day. Sore harinya juga ramai karena banyak pedagang UMKM, sehingga aktivitas masyarakat di kawasan SLG cukup tinggi," jelasnya.
Meski demikian, Fauzy memastikan kondisi arus lalu lintas di jalur lain di Kabupaten Kediri masih relatif lancar. Jalur arteri Mengkreng dan Papar hingga saat ini masih terkendali berkat koordinasi yang terus dilakukan bersama pihak kepolisian.
"Untuk jalur arteri Mengkreng dan Papar masih landai, lancar, dan terkendali. Mungkin karena masa libur sekolah cukup panjang, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan dalam waktu bersamaan," katanya.
Ia menambahkan, kondisi serupa juga terpantau di wilayah Kandangan. Kepadatan hanya terjadi pada pagi hari saat aktivitas pasar tumpah berlangsung, kemudian arus lalu lintas kembali normal setelahnya.
Sementara itu, di wilayah barat Sungai Brantas, seperti Simpang Tiga Gringging, arus kendaraan juga masih lancar. Peningkatan volume kendaraan memang mulai terlihat di kawasan Sonorejo dan Banyakan, namun belum sampai menimbulkan kemacetan karena kapasitas jalan dinilai masih mampu menampung arus kendaraan.
Fauzy menuturkan Dishub Kabupaten Kediri akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas selama sisa masa libur sekolah. Pihaknya memperkirakan peningkatan volume kendaraan masih berpotensi terjadi menjelang berakhirnya masa liburan.
"Untuk sementara yang paling padat tetap kawasan Simpang Lima Gumul karena menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kami akan terus melakukan pemantauan melalui ATCS, terutama menjelang akhir masa libur sekolah," pungkasnya. (c2)
Editor : Mahfud