Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Ny. Ratih Bramastyo hadir bersama Wakapolres Kediri, pejabat utama Polres Kediri, para Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Ranting, personel Polri, Bhayangkari, Danki Brimob 1 Yon C Kediri beserta anggota, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, Saka Bhayangkara, Senkom Kabupaten Kediri, pelajar, Duta Lalu Lintas, Inu Kirana, serta perwakilan unsur perbankan dari BRI, BSI, dan Bank Jatim.
Film Tanah Runtuh yang dibintangi Vino G. Bastian mengangkat kisah perjuangan dua kakak beradik yang terpisah dari ibunya di tengah konflik. Dalam perjalanan hidupnya, keduanya menemukan harapan melalui sosok seorang anggota polisi yang hadir memberikan perlindungan dan kepastian.
Baca Juga: BNN Kabupaten Kediri Waspadai Modus Peredaran Narkoba Lewat Vape, Rawan Sasar Generasi Muda
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan film tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan.
"Banyak pesan yang bisa diambil dari film ini. Pada akhirnya, masyarakat membutuhkan sosok yang hadir ketika mereka memerlukan bantuan, rasa aman, maupun kepastian. Nilai-nilai seperti itu yang harus terus dijaga dalam pelaksanaan tugas kepolisian," ujar Bramastyo.
Menurutnya, kegiatan nobar juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan akrab.
"Forum seperti ini memang sederhana, tetapi menjadi kesempatan untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat. Komunikasi yang baik akan memudahkan kami menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tambahnya.
Kegiatan tersebut bukan sekadar menonton film bersama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan Polri dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. Melalui kebersamaan itu, Polres Kediri berharap hubungan yang telah terjalin dapat semakin erat sehingga sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus terpelihara.
Pemutaran film ditutup dengan apresiasi dari para peserta yang menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi cerminan bahwa kedekatan, komunikasi, dan saling percaya tetap menjadi modal utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (c2)
Editor : Andhika Attar Anindita