Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Puluhan Anak Punk Bentrok dengan Sopir Trukdi Kota Kediri, Ini Penyebabnya!

Hilda Nurmala Risani • Senin, 29 Juni 2026 | 06:20 WIB
Polsek Pesantren memberikan imbauan kepada anak punk untuk bersikap sopan dan santun. (Hilda/JPRK)
Polsek Pesantren memberikan imbauan kepada anak punk untuk bersikap sopan dan santun. (Hilda/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri-Bentrok yang melibatkan puluhan anak punk dengan sopir truk di perempatan RS Baptis kemarin pagi, membuat warga Kelurahan Bangsal, Pesantren sempat waswas. Mereka baru berani turun melerai setelah anggota Polsek Pesantren turun ke lokasi.

          Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebutkan, bentrok terjadi sekitar pukul 09.20 kemarin. Sedikitnya ada 23 anak punk dan sopir truk gandeng yang bentrok di sana.

          “Tadi (26/6) saya dengar suara teriak-teriak. Saya langsung keluar, ternyata sudah ada aksi lempar-lempar batu oleh anak punk itu,” kata Joko, 48, warga setempat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga: Delapan Band Punk Ini Patut Kamu Dengarkan selain Band Sukatani

          Saat bentrok, puluhan anak punk terlihat melempar batu ke arah truk. Sedangkan sopir truk yang tidak terima langsung mendatangi gerombolan anak punk itu sambil membawa tongkat besi. “Setelah itu truk gandeng langsung pergi.

          Kanit Lantas Polsek Pesantren AKP Amir Wibowo mengatakan, 20 anak punk laki-laki dan tiga perempuan baru saja menumpang truk dari arah Tulungagung menuju ke Kediri. Setibanya di perempatan Baptis, mereka turun.

          Mereka mau turun. Karena cepat-cepat dan kurang begitu memperhatikan keselamatan, tiba-tiba ada truk dari belakang yang menyenggol dua temannya. Satunya lecet dan satunya tidak,” ungkap Amir.

Baca Juga: Tepis Stigma Buruk, Anak Punk Badas Bikin Aktivitas Kreatif 

          Tak terima dua temannya terserempet, bentrok pun tak terhindarkan. “Saya dapat laporan keributan sekitar pukul 09.30. Ke sini (perempatan RS Baptis, Red) truk sudah tidak ada. Sehingga tidak bisa kami mintai pertanggungjawaban untuk mengobati yang terluka tadi,” lanjutnya.

Mendapati puluhan anak punk yang berkumpul di sana, Amir mengaku sudah memberikan imbauan terkait ketertiban lalu lintas. Sebelumnya, remaja berusia belasan tahun itu juga menjalani pemeriksaan. Terutama mendeteksi keberadan miras dan obat-obatan terlarang.

“Setelah dicek hasilnya nihil. Namun ada gunting kami lakukan penyitaan. Jadi kami beri imbauan untuk berlaku tertib ketika mencari tumpangan. Jangan memaksakan dan membuat keributan. Jangan berkata-kata yang tidak senonoh,” tandasnya.

Baca Juga: Anak Punk Tewas, Polisi Lacak Pelaku sampai Luar Kota

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, hingga pukul 12.30 kemarin mereka masih terlihat di wilayah Kota Kediri. Beberapa di antaranya sempat masuk ke kafe di Jl HOS Cokroaminoto untuk meminta uang. Aksi nekat mereka membuat pengunjung risih dan ketakutan.

Sisanya juga terlihat bersantai duduk di trotoar sekitar simpang empat Bank Indonesia. Beberapa kali mereka menghentikan truk, mencari tumpangan kendaraan ke arah Surabaya. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#SOPIR TRUK GANDENG #SIMPANG EMPAT BAPTIS #anak punk #ribut #kota kediri