KEDIRI, JP Radar Kediri – Baru sepekan menjabat sebagai Kapolsek Kunjang, AKP Miftakhudin langsung bergerak membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Ia menyadari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Pria kelahiran Kediri, 6 Agustus 1968 itu mengaku masih dalam tahap beradaptasi dengan lingkungan dan karakter masyarakat Kecamatan Kunjang.
Karena itu, sejak hari kedua bertugas, dirinya langsung bersilaturahmi ke sejumlah unsur Forkopimcam hingga pemerintah desa.
"Saya sowan ke camat, danramil, kepala desa dan meminta dukungan untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari pemerintah desa maupun masyarakat," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Kunjang, Selasa (9/6).
Baca Juga: Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Perwakilan Polres Kediri Raih Juara 4 di Bromo KOM 2026
Menurut Miftakhudin, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Apalagi, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari para kepala desa dan Bhabinkamtibmas, kondisi Kunjang selama ini relatif aman dan kondusif.
Untuk lebih mengenal wilayah yang dipimpinnya, Miftakhudin berencana melakukan pendekatan langsung ke masyarakat.
Ia akan mendatangi desa-desa, berdiskusi dengan kepala dusun hingga tokoh masyarakat guna memahami karakter masing-masing wilayah.
"Saya door to door ke kepala desa dan kasun. Mereka yang lebih tahu kondisi wilayahnya. Yang penting sekarang bagaimana kita bersama-sama mempertahankan situasi yang sudah kondusif ini," katanya.
Miftakhudin bukan sosok baru di wilayah Kediri Raya. Ia mengawali karier di Polri setelah lulus dari Sekolah Polisi Negara (SPN) tahun 1992.
Usai menyelesaikan pendidikan, ia bertugas di Polres Sampang, Madura, selama kurang lebih 10 tahun.
Setelah itu, Miftakhudin dimutasi ke Polres Kediri dan pernah menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Papar.
Kariernya kemudian berlanjut setelah mengikuti pendidikan pengembangan di Bangsal Mojokerto dan dipercaya menjabat Kanit Dalmas Sat Samapta Polres Tulungagung selama sekitar satu tahun.
Selanjutnya, ia mengemban tugas sebagai Wakapolsek Ngantru selama tiga tahun sebelum dipercaya menjabat Wakapolsek Papar selama kurang lebih dua tahun.
Kariernya kemudian berlanjut di Bagian Logistik Polres Kediri selama satu tahun. Pada jabatan tersebut, ia banyak terlibat dalam pembangunan sarana dan prasarana kepolisian, mulai pembangunan mako, lapangan tembak, pojok bercakap, renovasi asrama, lahan parkir hingga sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
"Karena banyak pembangunan di Polres Kediri, logistik bersentuhan langsung dengan kegiatan tersebut. Kami mendampingi berbagai pembangunan sarana dan prasarana," ungkapnya.
Pengalaman bertugas di berbagai bidang tersebut menjadi bekal baginya dalam mengemban amanah baru sebagai Kapolsek Kunjang. Ia berkomitmen mendorong seluruh anggota untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, sekecil apa pun kegiatan yang terjadi di desa harus diketahui anggota kepolisian. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.
"Kegiatan sekecil apa pun harus tahu. Polisi harus hadir dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu anggota saya dorong untuk lebih sering turun ke wilayah," tegasnya.
Selain itu, Miftakhudin juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk melalui kegiatan ronda malam dan poskamling.
"Saya berharap masyarakat membantu dan mendukung kami menjaga situasi kamtibmas. Walaupun sekarang sudah kondusif, kewaspadaan tetap harus dijaga bersama," ujarnya.
Di balik kesibukannya sebagai anggota Polri, Miftakhudin merupakan ayah dari empat anak. Ia mengaku selalu berusaha membagi waktu antara tugas kedinasan dan keluarga.
"Kalau dinas ya dinas, kalau keluarga ya keluarga. Saat bekerja harus fokus bekerja, dan saat bersama keluarga juga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," tuturnya.
Menariknya, hobi Miftakhudin tidak jauh dari aktivitas yang mendukung pekerjaannya. Ia mengaku senang berbaur dan bercengkerama dengan masyarakat.
Baca Juga: Janji Bahlil Soal Harga BBM Disorot, Hari Ini Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter
Baginya, banyak informasi dan aspirasi warga yang bisa diperoleh melalui obrolan santai.
"Saya memang senang cangkrukan dengan masyarakat. Dari situ kita bisa mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan sekaligus mendengar masukan dari warga," pungkasnya.
Dengan pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, Miftakhudin berharap situasi kamtibmas di wilayah Kunjang dapat terus terjaga sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, dan tenteram dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (c2)
Editor : Andhika Attar Anindita