Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah Respons Video Fee Proyek KDMP Kediri, Ini Klarifikasinya!

Hilda Nurmala Risani • Senin, 18 Mei 2026 | 19:17 WIB

 

Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah memberikan klarifikasi terkait video yang viral di sosmed. (Hilda/JPRK)
Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah memberikan klarifikasi terkait video yang viral di sosmed. (Hilda/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar KediriBeberapa hari terakhir, media sosial dihebohkan dengan video percakapan tentang dugaan permainan fee proyek koperasi desa merah putih (KDMP) di Kediri. Direkam dari belakang, percakapan perempuan berseragam khaki dan seorang laki-laki berbaju loreng itu viral di Threads.

Merespons hal tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyebut isi percakapan tidak benar dan siap diperiksa.

Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, oknum berbaju PNS dan tentara berbincang tentang pembangunan KDMP. Menggunakan bahasa Jawa, percakapan di dalam mobil itu juga menggambarkan sang perempuan memberikan bingkisan.

Dia menyebut, bingkisan itu merupakan komisi untuk oknum TNI dan pimpinannya yang tak lain komandan Kodim. Dalam rekaman yang viral itu, sang perempuan juga berterima kasih karena sudah memberikan proyek KDMP di Kediri.

Baca Juga: Puluhan Koperasi Merah Putih Terima Truk, Dhito Wanti-Wanti KDKMP Bidik Potensi Desa

Di tengah-tengah percakapan, sosok pria berseragam loreng itu sempat memprotes karena uang yang diberikan sedikit. “Lha kok mung tujuh puluh juta?” tanya sang oknum berbaju loreng.

          Menjawab hal itu, oknum PNS menjawab jika uang yang diberikan hanya sementara. Adapun sisanya akan diberikan setelah semuanya aman. Dia juga menyebut jika bangunan tidak bisa sesuai standar karena uangnya digunakan untuk memberi komisi kepada sang oknum dan pimpinannya.

Menanggapi unggahan video yang viral di medsos, Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyebut seluruh percakapan di video tersebut hoaks atau tidak benar. "Saya nyatakan ada beberapa pernyataan di video tersebut itu tidak benar. Apa yang sudah disampaikan oleh ibu-ibu ini dan seorang anggota, saya nyatakan itu tidak benar," ujar perwira yang akrab disapa Dhavid itu.

Baca Juga: Lipsus Koperasi Desa Merah Putih: Pengamat Soroti KDMP Program Sentralistik dan Kurang Wadahi Karakteristik Desa

Dia menegaskan, tidak ada praktik jual beli proyek KDKMP di wilayah Kediri Raya. Saya selaku kalagiat satgas KDKMP dibawah Agrinas dan wakil panglima TNI, video itu tidak benar. Tidak ada jual beli titik KDKMP siapapun itu,tandasnya.

Sesuai Inpres No. 9/20025, lanjut Dhavid, pemerintah daerah diinstruksikan untuk menyediakan lahan. Selanjutnya, kodim membangun dengan anggaran dari PT Agrinas. Tidak ada intervensi dari ASN dalam proyek tersebut.

Kami yang bekerja dengan sistem padat karya. Saya sebagai kalagiat, danramil (komandan koramil, Red) sebagai koordinator unit, dan para babinsa (bintara pembina desa, Red) sebagai kepala unit masing-masing turun ke lokasi titik KDKMP. Tidak ada intervensi dari ASN,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Baca Juga: Lipsus Koperasi Merah Putih: Mampukah Memenuhi Ekspektasi Penguatan Ekonomi Rakyat?

          KDKMP, tutur Dhavid, bukan proyek komersil untuk mencari keuntungan. Melainkan program strategis dari Presiden. Selama lima bulan bertugas di Kediri, perwira kelahiran Bondowoso itu juga mengaku tidak pernah berinteraksi dengan ASN perempuan tersebut.

​​"Saya sebetulnya sangat tidak terima apabila ada babinsa saya dibuat seperti itu. Saya mohon maaf, kalau memang itu benar adanya, saya akan siap untuk dimintai keterangan. Apabila itu salah akan saya cari orangnya. Apa maksud dari video yang tersebar itu," bebernya

Kodim, jelas Dhavid, akan mendalami video tersebut. Mereka juga akan mencari pelaku penyebar informasi yang disebut palsu itu.

          Selebihnya, Dhavid meminta masyarakat untuk bijak bermedia sosial. Serta tidak langsung menelan mentah-mentah atau menyebarkan video viral yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga: Puluhan Koperasi Merah Putih Terima Truk, Dhito Wanti-Wanti KDKMP Bidik Potensi Desa

“Kami akan selalu terbuka untuk dikonfirmasi terkait program-program nasional. Kasian masyarakat yang sudah memang menunggu program-program Bapak Presiden. Yang programnya langsung turun ke masyarakat di bawah,” tandasnya. 

 

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#DANDIM 0809/KEDIRI #KDKMP #hoaks #Komandan Kodim #pemerintah kabupaten kediri