Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Razia Tren Jumat Gaul di Kediri, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Remaja Konvoi dengan Kendaraan Tak Sesuai Aturan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 9 Mei 2026 | 02:25 WIB
Polisi amankan puluhan pemuda yang diduga terlibat aksi Jumat Gaul. (ASAD MS)
Polisi amankan puluhan pemuda yang diduga terlibat aksi Jumat Gaul. (ASAD MS)

KEDIRI, JP Radar Kediri – Polsek Ngasem, bersama Satlantas Polres Kediri dan Satpol PP lakukan patroli gabungan. 

Dalam rangka pengamanan konvoi HUT Persik ke-76. Sekaligus dalam rangka patroli maraknya Jumat Gaul. Hasilnya, aparat kepolisian mengamankan puluhan pemuda, Sabtu (9/5) dini hari.

Penindakan dilakukan karena sejumlah pengendara kedapatan melanggar aturan lalu lintas dan menggunakan atribut yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum. 

Mayoritas yang diamankan masih berusia di bawah umur. Mereka kemudian dibina oleh petugas di lokasi pengamanan.

Baca Juga: Satlantas Polres Kediri Lakukan Samsat Keliling di Polsek Plemahan untuk Permudah Masyarakat

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, dalan kegiatan patroli gabungan yang dimulai sekitar pukul 00.00, sekitar 30 orang diamankan petugas.

Sebagian besar menggunakan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Ada pula yang tidak memakai helm, berboncengan tiga, hingga menggunakan knalpot brong.

Selain itu, sejumlah orang yang juga merupakan supporter Persik itu juga membawa atribut provokatif serta bendera bertongkat yang dinilai dapat membahayakan pengguna jalan lain.

Kapolsek Ngasem Ipda Heri Priyadi mengatakan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan ketertiban selama konvoi berlangsung.

Terlebih, pada hari yang sama juga diantisipasi adanya aktivitas Jumat gaul yang kerap melibatkan kelompok remaja di jalan raya.

Karena itu, petugas melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan di sejumlah titik.

“Kami lakukan pengamanan agar tidak ada supporter yang menggunakan kendaraan tanpa kelengkapan sesuai aturan lalu lintas. Termasuk atribut provokatif dan bendera bertongkat yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Menurut Heri, petugas hanya mengamankan tongkat bendera, sedangkan benderanya tetap dikembalikan kepada pemilik.

Langkah tersebut dilakukan agar pengguna jalan lain maupun masyarakat di sekitar lokasi tidak merasa terganggu.

Setelah diamankan, para remaja tersebut juga diberikan pembinaan oleh petugas kepolisian.

Baca Juga: Sebarkan Konten Video Asusila Secara Eksklusif Lewat Aplikasi Telegram, Polres Kediri Kota Amankan Dua Sejoli

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama melalui Kanit Turjawali Ipda Akhlis menyebut kendaraan yang terjaring sementara diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas juga melakukan seleksi berdasarkan kategori pelanggaran yang dilakukan para pengendara.

“Setelah dilakukan pengarahan dan pembinaan, nanti kami seleksi lagi kategori pelanggarannya. Yang sering menjadi keluhan masyarakat salah satunya penggunaan knalpot brong,” jelasnya.

Akhlis juga mengimbau para remaja agar menggunakan masa muda untuk kegiatan yang lebih positif dan produktif.

Menurut dia, peran orang tua juga penting untuk mengawasi serta mengarahkan anak-anaknya agar tidak terlibat tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. (sad)

Editor : Andhika Attar Anindita
#jumat gaul #kediri #persik #satpol #polisi