KEDIRI, JP Radar Kediri – Aksi meracik bahan petasan berujung petaka di wilayah Kecamatan Wates.
Seorang bocah SD kelas VI mengalami luka bakar usai terjadi ledakan saat mencoba merakit mercon, Sabtu (25/4) malam. Diketahui bahwa korban beli bahan petasan dari e-commerce.
Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto mengatakan, peristiwa itu mulanya tak diketahui karena keluarga korban memilih menutupinya.
Polisi baru memastikan kejadian setelah menelusuri informasi adanya korban yang dirawat di rumah sakit.
Menurutnya, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 19.30. Awalnya, petugas menerima laporan adanya suara ledakan.
Namun, saat didatangi di sekitar lokasi, situasi terlihat normal tanpa tanda keramaian.
“Informasi awal hanya suara ledakan, tapi di lokasi tidak ditemukan apa-apa karena keluarga korban tidak melapor,” ujarnya.
Petugas kemudian kembali mendapat informasi lanjutan saat patroli balap liar dini hari. Disebutkan ada korban akibat ledakan petasan yang dirawat di RS SLG.
Dari penelusuran tersebut, polisi akhirnya mengarah ke lokasi kejadian di Desa Tawang.
Dari sana, diketahui korban adalah Ri, 12 yang mengalami luka bakar di tangan kiri. Dari hasil penyelidikan, korban diketahui merakit bahan petasan bersama dua temannya.
Bahan-bahan seperti potassium klorat (KCL), benzoat, sulfur, dan nitrat dibeli secara daring dari TikTok shop.
“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri hingga area ketiak," jelasnya.
Sementara itu, tidak ada kerusakan berarti pada bangunan rumah, hanya bekas semburan di bagian atap.
Baca Juga: SPPG Polres Kediri Bertambah Jadi Tiga, Jangkauan Penerima Makan Bergizi Gratis Makin Luas
Polisi menegaskan kasus ini telah dilimpahkan ke Unit PPA Polres Kediri untuk penanganan lebih lanjut, mengingat pelaku masih berusia muda.
Masyarakat juga diimbau tidak mencoba meracik bahan peledak secara mandiri karena sangat berbahaya. (sad)
Editor : Andhika Attar Anindita