Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kondisi Psikologis Dua Kakak MAM Membaik, Ini Yang Masih Dilakukan Polisi!

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 24 April 2026 | 06:00 WIB
Garis polisi terpasang di rumah duka. (Wahyu Adji/JPRK)
Garis polisi terpasang di rumah duka. (Wahyu Adji/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri– Satu minggu berlalu pasca peristiwa penganiayaan yang menyebabkan kematian MAM. Balita yang tewas usai diduga dianiaya oleh neneknya itu masih meninggalkan pilu. Sementara itu, kondisi dua kakaknya Fit, 6, dan Fif, 5, berangsur membaik.

“Untuk kakak sudah menunjukan pemulihan yang positif,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Kediri Suwarsi. Dia menyebut kondisi dua kakak korban pasca kejadian secara umum sudah mulai terlihat perkembangan yang cukup baik.

Pemulihan yang positif ini ditunjukkan dengan adanya kemauan bermain kembali bersama teman-temannya. Juga lebih terlihat aktif dalam menyapa orang lain. Baik yang dikenal maupun tidak dikenal. “(Fit, Red) terlebih dahulu sudah menunjukkan kepercayaan dirinya,” tuturnya.

Baca Juga: UPT PPA Kota Kediri Fokus Pulihkan Mental Dua Kakak MAM, Bocah Korban Penganiayaan di Ngronggo

Rasa percaya diri ini ditunjukkan ketika berkomunikasi atau bergaul dengan orang lain. Utamanya adalah teman sebaya. Sayangnya, meski sang kakak terlihat menunjukkan pemulihan ke arah positif, Fif terlihat pasif. Dia masih enggan untuk berinteraksi dengan orang. Bahkan, masih sering terlihat diam.

“Adik masih terlihat pasif, belum terlalu terbuka  dalam berinteraksi dan cenderung lebih diam,” beber perempuan yang sehari-hari memakai kacamata itu.

Namun demikian, Suwarsi menyebut bahwa secara keseluruhan kakak adik tersbeut menunjukan arah pemulihan yang baik. Hanya saja memiliki respon yang berbeda. “Kedepan tetap perlu pendampingan. Terutama untuk adik harus melakukan pendekatan pelan-pelan,” ungkapnya.

Baca Juga: Nenek MAM Jadi Tersangka Penganiayaan Balita di Ngronggo Kediri, Ini Penyebab Utama Kematian MAM!

Dia menjelaskan bawah yang terpenting dilakukan dalam waktu dekat ini adalah menumbuhkan rasa aman pada mereka berdua.

Sementara itu, penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini. Dia menyebut masih membutuhkan keterangan dan alat bukti yang lengkap.

“Masih kami kembangkan (tersangka tambahan penganiayaan berujung kematian MAM, Red),” ujar Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata.

Seperti diberitakan, MAM ditemukan tewas di rumahnya, di Lingkungan Baudendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri pada Rabu (15/4) sore. Dia didapati telentang dengan kondisi baju dan badan basah. Di tubuhnya didapati berbagai luka memar.

Baca Juga: Di Balik Meninggalnya Balita MAM yang Diduga Korban Penganiayaan di Nronggo Kota Kediri, Ini Yang Wajib Kamu Ketahui!

Tak hanya memukuli MAM, Sumilah yang ditetapkan sebagai tersangka juga melakukan kekerasan kepada Fit dan Fif, dua kakak MAM. Kekerasan dilakukan dengan maksud membuat korban menurut apa perintahnya. Namun apakah ada dugaanketerlibatan ayah tiri dan ibu kandung korban hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#balita tewas. kelurahan ngronggo #Unit PPA #penganiayaan #polres kediri kota #kota kediri