KABUPATEN, JP Radar Kediri – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) kembali menjadi perhatian.
Satpol PP Kabupaten Kediri melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan ketertiban di kawasan tersebut tetap terjaga.
Langkah ini dilakukan untuk menata aktivitas pedagang agar tidak mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengunjung. Penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif tanpa tindakan represif.
Baca Juga: Percantik Kawasan SLG sebagai Ikon Pariwisata Kediri
Untuk diketahui, dalam kegiatan yang digelar Kamis (9/4) lalu, anggota dibagi ke sejumlah titik strategis di kawasan SLG.
Di antaranya di pertigaan depo, perempatan Pasar Tugu, pertigaan Dishub, depan RTH taman hijau, hingga depan Polsek Ngasem.
“Kami lakukan pembagian ploting di beberapa titik rawan PKL. Anggota juga memberikan imbauan secara humanis agar pedagang berjualan sesuai waktu yang telah ditentukan,” jelas Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Dari hasil pemantauan, masih ditemukan sejumlah pedagang yang membuka lapak di luar jam operasional.
PKL diperbolehkan berdagang mulai pukul 15.00 sampai 22.00. namun ada yang berjualan di luar jam itu.
Meski demikian, petugas tidak langsung melakukan penindakan. Pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi dan imbauan agar para pedagang mematuhi aturan yang berlaku.
Kaleb menegaskan, penataan kawasan SLG menjadi salah satu prioritas karena merupakan ikon Kabupaten Kediri yang ramai dikunjungi masyarakat.
Karena itu, keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan ketertiban kawasan harus dijaga.
Satpol PP juga akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan aturan ditaati.
Ke depan, pihaknya berharap kesadaran para PKL semakin meningkat sehingga tidak perlu lagi dilakukan penertiban berulang.
Baca Juga: Parkir Liar Masih Marak, Satpol PP dan Petugas Gabungan Tertibkan Kawasan Simpang Lima Gumul Kediri
Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga akan diperkuat untuk mendukung penataan kawasan SLG yang lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.
“Kami akan terus lakukan pemantauan agar di sana tertib,” jelasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita