KEDIRI, JP Radar Kediri – Momentum Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan Polres Kediri untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai kebangsaan. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan sambung roso dan halal bihalal bersama kalangan budayawan serta pengelola pendidikan kebangsaan.
Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Pondok Pesantren Jati Diri Bangsa, Kecamatan Wates, Selasa (31/3). Selain mempererat hubungan, agenda ini juga menjadi ruang dialog lintas unsur.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji hadir bersama Wakapolres Kompol Hari Kurniawan, pejabat utama (PJU), serta jajaran kapolsek. Rombongan disambut keluarga besar pengelola Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno.
Situs tersebut dikenal sebagai salah satu titik penting dalam perjalanan sejarah Presiden pertama RI. Kehadiran jajaran kepolisian ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai sejarah dan budaya.
Baca Juga: Kapolres Kediri Menegaskan Komitmen Pelaksanaan Rekrutmen Anggota Polri yang Bersih dan Akuntabel
Kapolres Kediri menilai Pondok Pesantren Jati Diri Bangsa memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter generasi muda. Terutama dalam menanamkan nilai cinta tanah air dan semangat nasionalisme.
Menurutnya, pesantren tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan kebangsaan. “Pondok Pesantren Jati Diri Bangsa menjadi wadah dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda, sehingga terbentuk karakter yang cinta tanah air dan memiliki semangat nasionalisme,” jelasnya.
Diketahui, pesantren tersebut diresmikan Panglima TNI pada Juli 2023 sebagai pusat pendidikan kebangsaan. Dalam kegiatan itu, rangkaian acara dikemas dalam dialog sambung roso, dilanjutkan halal bihalal dan peninjauan situs. Silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian, tokoh budaya, dan pengelola pendidikan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Editor : Andhika Attar Anindita