Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ratusan Kendaraan Lintasi Kota Tahu, Peningkatan Capai 40% Dibandingkan di Luar Lebaran

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 31 Maret 2026 | 17:29 WIB
RAWAN MACET: Sepuluh hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus kendaraan di Jl Panglima Sudirman mulai padat. Polres Kediri Kota sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah.
RAWAN MACET: Sepuluh hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus kendaraan di Jl Panglima Sudirman mulai padat. Polres Kediri Kota sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Dishub Kota Kediri merilis jumlah kendaraan yang keluar dan masuk di jalur utama Kota Tahu selama Lebaran 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlahnya mencapai ratusan per hari.

“Ada sekitar 800 sampai 900 kendaraan yang melintas (per hari) selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Kepala Dishub Kota Kediri Arief Cholisudin.

Seperti yang diketahui, jalanan Kota Kediri menghubungkan ke beberapa wilayah. Meliputi Nganjuk, Tulungagung, Blitar, dan lain-lain. Dari jumlah kendaraan yang melintas, Cholis menyebut banyak didominasi oleh kendaraan roda empat. Khususnya kendaraan pribadi.

Baca Juga: Polsek Kandangan Kediri Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas

Jumlah kendaraan yang melintas selama Lebaran 2026 ini memang tidak sepadat tahun sebelumnya. “Kalau dibandingkan tahun sebelumnya memang berkurang. Mungkin karena mereka ahli memilih waktu untuk menghindari kemacetan,” ucapnya.

Akan tetapi, dibandingkan hari-hari biasanya jumlah volume kendaraan ini mengalami peningkatan. Mencapai sebesar 40 persen. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Cholis menjelaskan, selama Lebaran 2026 ini ada beberapa titik kepadatan yang menjadi atensi. Itu di simpang empat maupun simpang tiga yang mengarah ke luar kota. Oleh karenanya, petugas standby memantau pergerakan pemudik.

Baca Juga: Wajib Tahu! Begini Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026

“Kami menyesuaikan kondisi di lapangan. Kalau terjadi kepadatan biasanya waktu hijau kami perpanjang 5 detik,” terangnya.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, kepadatan kendaraan terjadi di simpang empat Alun-Alun Kota Kediri. Kemudian, simpang empat Mrican. Tak hanya itu, kepadatan juga masih terlihat di wilayah Kabupaten Kediri. Yaitu di simpang empat Branggahan, Kabupaten Kediri. Dari arah selatan kendaraan mengular sepanjang 750 meter. Sedangkan dari sisi utara mencapai 850 meter.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#dishub kota kediri #lalu lintas #volume kendaraan #lebaran 2026 #kota kediri