Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Awal Tahun, 10 Nyawa Melayang di Jalanan Kota Kediri, Ini Faktor Penyebab Yang Wajib Kamu Ketahui!

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 29 Maret 2026 | 05:57 WIB

 

LOKASI KEJADIAN: Petugas kepolisian memberi tanda pada jalan yang menjadi tempat kecelakaan bus dan sepeda motor di Jl Kapten Tendean, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren. (Foto: Satlantas Polres Kediri Kota)
LOKASI KEJADIAN: Petugas kepolisian memberi tanda pada jalan yang menjadi tempat kecelakaan bus dan sepeda motor di Jl Kapten Tendean, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren. (Foto: Satlantas Polres Kediri Kota)

 
KEDIRI, JP Radar Kediri - Selama tri wulan pertama pada 2026 ini terhitung ada 10 nyawa melayang sia-sia di jalan karena terlibat kecelakaaan lalu lintas (laka lantas). Baik laka tunggal maupun ada lawannya.

Untuk diketahui,  dari Januari hingga pertengahan Maret ada 103 laka lantas. Dengan korban meninggal dunia (MD) sejumlah 10 orang. Sedangkan luka ringan ada 177 orang. Total kerugian mencapai Rp 259.800.000.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, angka kejadian ini menjadi bukti jika kesadaran masyarakat dalam berkendara masih perlu ditingkatkan.

“Berdasarkan data, angka laka lantas ini memang fluktuatif. Terkadang naik dan turun. Yang utama kesadaran masyarakat dalam berkendara,” ujar lelaki yang akrab disapa Yudho itu.

Baca Juga: Kereta Api Jadi Moda Transportasi Favorit, Ini Kata Penumpang!

Selain faktor internal dari diri sendiri, terjadinya kecelakaan ini juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal.

Seperti hujan, jalan berlubang hingga minimnya penerangan di sejumlah titik tertentu di ruas jalan.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, usia pengendara yang terlibat dalam kecelakaan berada pada kisaran usia 16 - 25 tahun.

Usia ini didominasi oleh pelajar dan mahasiswa yang dirasa masih perlu mendapat pengetahuan tentang cara berlalu lintas yang baik dan benar.

“Kami rutin mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi dan himbauan dalam berkendara. Utamanya ajakan untuk mematuhi aturan lalu-LINTAS," tandasnya.

Dia pun meminta  agar masyarakat berhati-hati saat berkendara. Serta memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan.

Terlebih selama pelaksanaan momen mudik Lebaran 2026 ini. “Tak hanya kendaraan, pastikan tubuh juga dalam kondisi baik,” tandas Yudho.

Untuk diketahui, salah satu titik rawan yang jadi perhatian Satlantas Polres Kediri Kota dulunya adalah Jalan Raya Kediri-Nganjuk.

Baca Juga: Arus Balik, Volume Kendaraan Turun 60 Persen, Ini Penyebabnya!

Itu karena di sepanjang jalan tersebut sudah masuk dalam kategori rawan kecelakaan dan area black spot. Namun saat ini area black spot itu sudah berubah. 

Salah satu titik blackspot yang wajib diwaspadai masyarakat adalah di Jalan Kapten Tendean, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kapten tendean #nyawa melayang #kecamatan pesantren #laka lantas #kota kediri