KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri dibuat heboh kemarin malam. Itu karena ada warga yang tertemper kereta api 408 Doho jurusan Surabaya-Malang.
Adapun kronologinya yaitu kereta berangkat dari Stasiun Kediri menuju ke arah Malang. Beberapa menit kemudian sekira pukul 18.52 atau sesampainya di patok KM 184+800 wilayah Ngronggo kereta api menabrak seorang laki-laki hingga meninggal dunia. Serta tubuhnya terpotong menjadi beberapa bagian.
Merasa ada yang janggal, masinis kereta api 408 Dhoho menghentikan laju kereta api di JPL No. 278. Itu untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada penjaga pintu rel kereta api di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Baca Juga: Laka Kereta Api di Kediri Gemparkan Warga Kras, Identitas Korban Belum Terungkap
Petugas gabungan dari Polsek Kota Kediri, Inafis Polres Kediri Kota, serta BKTM Ngronggo langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Di lokasi, petugas melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.
Humas Polsek Kediri Kota, Aipda Yuli Hariadi mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari penjaga perlintasan.
“Petugas langsung menuju TKP (tempat kejadian perkara, Red) untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk penanganan lebih lanjut,” ujar lelaki yang akrab disapa Yuli itu.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api. Mengingat jalur tersebut merupakan area berbahaya dan rawan kecelakaan.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, korban bernama Komari. Yang telah mengalami depresi sejak 3 tahun lalu. Karena masalah ekonomi keluarga dan merasa tidak percaya diri apabila bertemu orang lain.
Editor : Andhika Attar Anindita