KEDIRI, JP Radar Kediri- Jelang hari raya Idul Fitri, persiapan pengamanan terus dimatangkan. Selama libur lebaran, Polres Kediri Kota membuka layanan penitipan rumah dan kendaraan yang ditinggal mudik. Itu dilakukan gunamemastikan keamanannya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, keamanan rumah warga yang kosong karena ditinggal mudik jadi perhatian khusus.
“Ya (ada penitipan motor gratis, Red) saya juga menekankan kepada anggota, jika ada warga yang mudik maka bisa melaporkan kepada polsek maupun Polres,” ujar lelaki yang akrab disapa Anggi itu.
Tak hanya kendaraan sepeda motor, masyarakat juga bisa menitipkan kendaraan mobil dan rumah. Sehingga warga Kediri yang hendak mudik tak perlu khawatir pengamananya.
“Nanti anggota siap melakukan patroli. Utamanya di rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya,” imbuh bapak dari tiga anak itu.
Baca Juga: Kapolres Kediri Cek Pospam-Posyan Operasi Ketupat Semeru, Pastikan Siap Layani Pemudik
Untuk memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, perwira dengan dua melati di pundak itu menyebut jika pihaknya menerjunkan total 1.000 personel.
Mereka akan bersiaga mulai Jumat (13/3) kemarin hingga Rabu (25/3) nanti. Untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Tak hanya itu, Polres Kediri Kota juga telah menyediakan layanan 110. Masyarakat yang mengalami kendala selama dalam perjalanan bisa langsung melaporkan ke call center tersebut. Nantinya layanan tersebut akan langsung terhubung dengan polsek terdekat.
“Jadi semua saling terintegrasi. Kalau ada kendaraan yang mogok nanti kami langsung datang membawa bengkel rekanan. Juga ketika ada laka lantas (kecelakaan lalu lintas, Red) sudah ada kendaraan derek yang stand by 24 jam,” terangnya.
Anggi pun memastikan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain menyiagakan personel dan fasilitas pendukung, dia juga mengimbau agar masyarakat selalu mewaspadai adanya tindak kejahatan sekecil apapun.
“Kalau menemukan orang mencurigakan bisa segera melaporkan kepada petugas kepolisian,” pungkas perwira dengan dua melati emas tersebut.
Seperti diberitakan, Operasi Ketupat Semeru 2026 ini berlangsung pada 13 sampai 25 Maret. Adapun tujuannya yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif. Juga menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Editor : Andhika Attar Anindita