KEDIRI, JP Radar Kediri- Perayaan Idul Fitri pada minggu ketiga Maret nanti jadi fokus perhatian lintas sektor. Forkopimda Kota Kediri juga telah menggelar rapat membahas kesiapan masing-masing menghadapi lebaran. Polres dan Pemkot Kediri akan memaksimalkan pelayanan melalui call center 110 dan 112.
Hal itu dilakukan agar seluruh permasalahan yang dihadapi masyarakat selama pelaksanaan Lebaran bisa terselesaikan. “Sepuluh hari menjelang Hari Raya, Kota Kediri semakin padat. Selain menyiagakan ATCS (area traffic control system, Red), juga ada layanan Lapor Mbak Wali 112. Masyarakat bisa manfaatkan hal tersebut,” ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Ya, dengan adanya layanan ini masyarakat yang mengalami masalah bisa langsung menghubungi nomor tersebut. Nanti operator akan menyambungkan kepada pihak terkait untuk menanganinya. “Harapan kami masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” tuturnya pada rakor lintas sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026.
Baca Juga: Operasi Ketupat Semeru Dimulai Hari Ini, Pengendara Wajib Tahu Hal Ini!
Sejalan dengan Vinanda, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyebut jika pihaknya juga memiliki layanan 110. “Lebaran ini kami harus bersinergi dan berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya melalui call center 110 Polri,” ujar lelaki yang akrab disapa Anggi itu.
Menurutnya, call center tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan kehadiran Polri. Mulai dari kendaraan mogok, ban bocor hingga kecelakaan lalu lintas. Nantinya, call center tersebut akan diarahkan ke polsek terdekat.
Petugas kepolisian siap melakukan penanganan dengan menggandeng stakeholder terkait sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. “Misalnya kalau kendaraan mogok di jalan. Maka polisi akan mengajak bengkel rekanan untuk datang ke lokasi dan melakukan perbaikan. Begitupun ketika ada kecelakaan lalu lintas,” paparnya.
Baca Juga: Polres Kediri Gelar Pasukan Operasi Keselamatan, Ini Sasarannya
Tak hanya itu, persoalan di luar tupoksi polisi seperti kebakaran juga bisa dilaporkan di call center. Nantinya petugas piket akan meneruskan kepada pihak Damkar untuk melakukan proses penanganan.
Anggi berharap adanya layanan tersebut mampu menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. “Masing-masing Polsek akan kami siagakan personel yang berjaga. Jadi pelayanan Lebaran tak hanya berada di pos, tetapi juga di polsek setempat,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita